Daerah

Cegah Makelar Tanah, Warga Terdampak Bendungan Cabean Todanan Dihimbau Untuk Hati-hati

1671
×

Cegah Makelar Tanah, Warga Terdampak Bendungan Cabean Todanan Dihimbau Untuk Hati-hati

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Cabean di Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora harus sesuai aturan untuk mencegah adanya makelar tanah.

Haryono dari Tim Persiapan Pengadaan dari Provinsi Jawa Tengah menjelaskan bahwa semua pembebasan lahan (red-tanah) akan dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. Supaya masyarakat tidak dirugikan dan juga tidak ada penyelewengan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Maka dari itu, semua sudah diatur secara rinci mengenai tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk pelaksanaan pengadaan tanah, sampai nanti waktu pembayaran,” kata Haryono.

“Kemungkinan, waktu pembayaran paling cepat nanti pada Februari 2024, jadi tahun depan,” bebernya.

Lanjut Haryono, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati agar tidak mudah percaya kepada oknum atau makelar yang tidak bertanggung jawab perihal proses pembebasan tanah nanti.

“Jadi, saya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum atau makelar. Nanti, bapak ibu bisa tanya langsung kepada kami atau langsung kepada Pak Kepala Desa,” himbaunya.

Erin Priandini selaku PPK Pengadaan Tanah BBWS Pemali Juana usai pemaparan mengatakan untuk proses pembayarannya nanti akan dibayar tunai
dalam bentuk buku tabungan,” nanti proses pembayaran, di bayar tunai dalam bentuk tabungan. Jadi tidak ada cicil mencicil,” beber Erin.

“Maka dari itu, saya mohon kepada bapak ibu untuk kerjasama agar proses ini berjalan lancar,” tutupnya.

Rapat lanjutan sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Cabean yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Dihadiri oleh Tim Persiapan Pengadaan dari Provinsi Jawa Tengah, BBWS Pemali Juana, Free Bayu Alamanda Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, Karyono Camat Todanan, Bappeda, Dinas PMD, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, BPN dan 70 tamu undangan dari warga terdampak.(Riyan)

Tinggalkan Balasan