NasionalTNI & Polri

Dandim 0418/Palembang Bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

643
×

Dandim 0418/Palembang Bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PALEMBANG – Komandan Kodim 0418/Pembang Letkol Czi Arief Hidayat M.Han bersama Forkopimda Kota Palembang, mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-78 Tahun 2023 pada Sidang bersama DPD RI dan DPR RI.

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Palembang Jalan Gub Bastari No 2, Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Kota Palembang, Rabu (16/8/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan Pidato Kenegaraan Presiden RI ini, antara lain, Walikota Palembang Bapak H. Harnojoyo, Ketua DPRD Kota Palembang Bapak Zainal Abidin SH, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono, Danlanud SMH Palembang diwakili oleh Helmi Wardoyo dan Danlanal Palembang diwakili Kapten Laut Agus H.

Kemudian, dihadiri juga Wakil Ketua PA Palembang M. Aliyudin SH, Ketua DWP Kota Palembang Dewi Ratu Dewa, Sekwan Bapak Nurhaya Ikhsan, PKK Kota Palembang Mardian Febryani, Ketua TP PKK Kota Palembang Ibu Selviana Harnojoyo, Wakil Kaper BPKP Provinsi Sumsel Bapak Syawalludinsyah SH MH.

Dalam pidatonya, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, untuk HUT RI ke-78 ini intinya marilah kita bersama sama menyimak kembali cita-cita dan makna kemerdekaan Indonesia. Tujuan negara adalah untuk membentuk pemerintahan yang melindungi segenap seluruh bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Tujuan negara yang sangat luhur tersebut, telah digagas dan dituangkan kedalam dokument negara, sehingga kita selaku warga negara berkewajiban untuk mencapai serta melaksanakan kewajiban tersebut,” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden juga menyampaikan, ke depan ini kita akan menghadapai Pemilu Serentak, maka dari itu ini moment yang sangat penting karena akan diselenggarakannya pesta demokrasi terbesar dan ini merupakan pekerjaan yang besar yang menentukan masa depan negara dengan melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar, sehingga pelaksanaan program ini harus benar benar dilaksanakan secara demokratis yang baik.

“Sebagai warga negara Indonesia kita harus mengutamakan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa walupun beraneka ragam suku dan budaya yang telah ada sejak dahulu di negeri ini menjadi peradapan bangsa yang baik guna tercapainya bangsa yang besar, bangsa yang maju, bangsa yang adil dan beradab,” pungkas Presiden Joko Widodo. (*)

Tinggalkan Balasan