Setelah dikonfirmasi melalui panggilan telepon WhatsApp, pihak berinisial I memberikan penjelasan bahwa dana yang diterima awalnya digunakan untuk kebutuhan teknis program.
“Uang itu dibayarkan ke pelatih untuk biaya makan, kaos, dan lain-lain. Tapi kemudian terjadi putus kontrak sehingga program tidak jadi dilanjutkan. Uang itu sudah ke teman saya,” jelasnya, Sabtu (15/11/2025).
Meski demikian, I menegaskan bahwa dirinya tetap akan bertanggung jawab atas sisa dana yang belum dikembalikan.
“Tidak apa-apa, saya tetap bertanggung jawab. Besok saya akan selesaikan langsung kepada yang bersangkutan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak lainnya yang disebutkan belum memberikan klarifikasi resmi tambahan. (Red)








