“Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ini bukan hanya lomba, tapi ajang untuk menunjukkan komitmen kita pada kemajuan. Setiap instansi minimal mengusulkan satu inovasi—ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang evaluasi dan penghargaan, kegiatan ini juga membuka ruang kreativitas di lingkungan pendidikan. Keterlibatan SD dan SMP menjadi bukti bahwa inovasi bisa dimulai sejak dini.
Harapan Besar untuk Kota yang Lebih Cemerlang
Dengan target 100 inovasi dari berbagai sektor, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap langkah ini mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Semoga seluruh ide dan terobosan ini menjadi solusi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Mie Go.
Pangkalpinang kini bersiap menjadi kota yang tak hanya inovatif, tapi juga inklusif dan proaktif dalam melayani. (Toto)













