NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – DPRD Kabupaten Bungo mendesak pemerintah daerah segera memperbaiki sistem distribusi gas LPG 3 kilogram menyusul kelangkaan yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Bungo dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) pada Senin (06/04). Dalam rapat itu, anggota dewan menyoroti tidak stabilnya pasokan gas bersubsidi di tingkat pangkalan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kelangkaan LPG 3 kg tidak hanya mengganggu kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memicu kenaikan harga di tingkat pengecer sehingga semakin membebani masyarakat kecil.
“Distribusi harus segera dibenahi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat stok yang tidak stabil,” tegas salah satu anggota DPRD dalam forum tersebut.
Selain persoalan distribusi, DPRD juga menyoroti dugaan praktik penyimpangan di tingkat pangkalan. Beberapa di antaranya diduga melakukan penimbunan hingga menjual LPG 3 kg ke luar wilayah sasaran.
Atas kondisi tersebut, DPRD meminta pemerintah daerah melalui Diskop UKM Perindag untuk bertindak tegas terhadap pangkalan nakal yang terbukti melanggar aturan distribusi gas subsidi.
DPRD juga mendorong agar Diskop UKM Perindag meningkatkan koordinasi dengan Pertamina guna memperbaiki sistem penyaluran LPG bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
Menurut dewan, pengawasan di lapangan juga harus diperkuat melalui inspeksi berkala ke pangkalan maupun agen untuk memastikan distribusi berjalan sesuai aturan.
RDP ini diharapkan menjadi langkah awal pembenahan tata kelola distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Bungo sehingga kelangkaan dan lonjakan harga tidak kembali terjadi di tengah masyarakat. (is)













