Daerah

Duel di PD Pasar, Pane Atau Zein ?

133
×

Duel di PD Pasar, Pane Atau Zein ?

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Masa jabatan Titien Mulyati sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Tangerang telah berakhir. Untuk memastikan keberlangsungan roda organisasi, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menunjuk Suli Rosadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PD Pasar.

Seiring dengan rencana seleksi terbuka untuk jabatan definitif, sejumlah nama mulai mencuat. Dua di antaranya adalah Hendri Zein dan Sanusi Pane, yang dinilai memiliki latar belakang kuat dalam jejaring sosial dan politik Kota Tangerang.

Menurut Harsono Tunggal Putra, pemerhati kebijakan publik di Kota Tangerang, Hendri Zein memiliki keunggulan dalam kemampuan komunikasi dan diplomasi. Karakternya yang tenang, sekaligus mampu menjembatani berbagai kepentingan, menjadikannya figur yang layak diperhitungkan.

Namun Harsono juga menilai, Sanusi Pane bukan lawan yang mudah. Sosok yang pernah menjabat sebagai Ketua KPUD Kota Tangerang ini memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis dan penggiat sosial. Selain itu, Sanusi pernah berkarier sebagai jurnalis sebelum kemudian masuk ke ranah politik dan birokrasi.

Kedua figur ini sama-sama berangkat dari pergerakan mahasiswa, namun berasal dari partai politik yang berbeda. Hendri Zein diketahui berasal dari PDIP, partai yang juga menaungi Wakil Wali Kota, sementara Sanusi Pane disebut-sebut dekat dengan Partai Golkar, partai asal Wali Kota Tangerang saat ini.

Harsono menilai, kontestasi di tubuh PD Pasar tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik yang berkembang di lingkup pemerintahan daerah. Maka dari itu, ia mendorong agar proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan, serta benar-benar berlandaskan pada kapasitas dan rekam jejak para kandidat.

Tantangan besar menanti Direktur Utama PD Pasar ke depan, salah satunya adalah pembenahan menyeluruh terhadap Pasar Anyar.

“Selain itu, optimalisasi pengelolaan pasar tradisional lainnya serta reformasi layanan publik menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa ditunda,” tutup Harsono.

Sayangnya hingga berita ini dilansir baik Sanusi Pane ataupun Hendri Zein belum dapat dimintai klarifikasinya, wartawan sudah mencoba menghubungi keduanya via aplikasi pesan singkatnya namun belum merespon.(cenks)

Tinggalkan Balasan