Dalam hal berkolusi, sangat memungkinkan terjadi persekongkolan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya.

Bahkan praktik nepotisme juga berpotensi dengan munculnya oknum-oknum yang memprioritaskan atau menguntungkan kerabat atau orang–orang terdekatnya.
“Kami ingatkan kepada oknum–oknum tertentu, mulai dari kelian banjar atau kepala kewilayahan, kepada desa, terlebih para politisi, politisi parpol, politisi legislatif, maupun calon politisi, dan pejabat lainnya, tolonglah jangan bermain dan mengambil keuntungan dan pencitraan pribadi yang berdalih membantu rakyat miskin dengan memanfaatkan program ini.” pintanya.
Mangku Rata menduga kemungkinan adanya gelagat aneh dan bersifat politis dari oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan program tersebut, caranya, menyokong dan memprioritaskan para pendukung saat pemilu selaku calon penerima beasiswa, meskipun bukan kategori prioritas. Karena beasiswa ini pasti akan sangat banyak diminati masyarakat yang anaknya akan masuk ke jenjang perkuliahan.













