Daerah

Gubernur Al Haris Dampingi Wamen LHK Kunjungi PT WKS dan Manggala Agni

96
×

Gubernur Al Haris Dampingi Wamen LHK Kunjungi PT WKS dan Manggala Agni

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia, Dr. Sulaiman Umar Siddiq, ke sejumlah titik strategis dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, Sabtu (14/6/2025).

Agenda padat ini mencakup kunjungan ke PT. Wirakarya Sakti (WKS) Distrik 7 di Desa Rukam, peninjauan nursery, sistem Water Intake, situational room, hingga sarana dan prasarana pengendalian Karhutla. Rangkaian kunjungan ditutup dengan dialog bersama anggota Manggala Agni serta penanaman pohon sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan.

Wamen LHK Sulaiman menyampaikan bahwa penurunan drastis luas Karhutla dalam lima tahun terakhir menjadikan Jambi sebagai pilot project nasional dalam upaya penanganan kebakaran hutan.

“Provinsi Jambi mengalami penurunan signifikan Karhutla dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini capaian membanggakan. Sesuai arahan Presiden dan Menteri, Jambi telah menunjukkan komitmen tinggi menjaga kelestarian hutan,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi sistem Water Intake PT WKS yang dinilai sangat efektif menjaga kelembapan lahan gambut, sehingga mampu menekan potensi munculnya titik api.

“Pompa dan sistem Water Intake sangat efektif menjaga kelembapan lahan gambut. Ini contoh nyata pencegahan Karhutla yang dapat direplikasi di daerah lain,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wamen memuji kepemimpinan Gubernur Al Haris dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan mencegah Karhutla secara kolaboratif.

Gubernur Al Haris menyampaikan pentingnya pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan. Ia menilai keterlibatan perusahaan seperti PT WKS membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi kontribusi PT WKS dalam memanfaatkan lahan gambut yang dulu rawan kebakaran menjadi lahan produktif. Ini bukti sinergi sektor swasta dan pemerintah dapat menghasilkan dampak ganda ekonomi dan lingkungan,” ujar Al Haris.

Wamen Sulaiman juga meninjau fasilitas Manggala Agni di Jambi dan memberikan apresiasi atas profesionalisme mereka. Ia menegaskan pentingnya solidaritas, kolaborasi dengan masyarakat, dan peningkatan koordinasi lintas sektor.

“Manggala Agni adalah garda terdepan kita. Meski personil terbatas, semangat mereka luar biasa. Kekuatan masyarakat juga harus terus diberdayakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Daops se-Sumatera, Ferdi Kusnanto, memaparkan penurunan signifikan Karhutla di Jambi: dari 56.000 hektar pada 2019 menjadi hanya 43 hektar pada awal 2024.

“Penurunan ini hasil kolaborasi kuat antara Pemprov Jambi, Satgas Karhutla, TNI/Polri, dan perusahaan-perusahaan kehutanan. Dukungan Gubernur sangat penting, terutama dalam mempercepat status siaga darurat,” jelas Ferdi.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di lapangan Manggala Agni, sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan. (IS)

Tinggalkan Balasan