Daerah

Herwanto & MH, Langkah PWI di Jejak Leluhur

123
×

Herwanto & MH, Langkah PWI di Jejak Leluhur

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SURAKARTA – Ketua PWI Kota Tangerang R. Herwanto dan Ketua Bidang Organisasi Marsudin Halim (MH) turut hadir dalam Kirab Pusaka 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Kamis malam (26/6/2025).

Mereka mengikuti prosesi Tapa Bisu—kirab malam hari yang dijalani tanpa suara, tanpa alas kaki, dan tanpa alat perekam apa pun. Prosesi berlangsung sejak pukul 19.00 WIB, dimulai dari kompleks Pura dan mengelilingi kawasan Mangkunegaran.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, mengatakan bahwa partisipasi ini adalah bentuk penghormatan terhadap budaya yang telah mengakar ratusan tahun.

“Kami datang untuk menghargai tradisi yang dijalankan dengan tertib dan khidmat. Ini pengalaman yang tidak kami temui setiap hari,” ujar Herwanto.

Ia menyebut bahwa mengikuti kirab secara langsung memberi pemahaman baru tentang kedalaman nilai-nilai budaya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Kota Tangerang, Marsudin Halim (MH), menyampaikan bahwa mengikuti kirab membuatnya memahami pentingnya sikap diam dan disiplin dalam menghormati ruang budaya.

“Kami berjalan tanpa suara, tidak memotret, tidak bertanya, tidak menoleh. Itu memberi kesadaran bahwa tidak semua hal perlu ditanggapi dengan reaksi cepat,” kata MH.

MH menambahkan bahwa prosesi seperti ini justru mengajarkan kepekaan, terutama bagi wartawan yang biasa bergerak cepat.

“Di sini kita belajar diam, belajar menyatu. Kita tidak mengambil sorotan, tapi ikut menjaga suasana,” ujarnya.

Kirab Pusaka 1 Suro digelar rutin setiap tahun untuk menyambut Tahun Baru Jawa. Acara ini melibatkan abdi dalem, keluarga keraton, serta masyarakat umum yang mengikuti prosesi dengan mengenakan pakaian adat hitam.

Peserta kirab dari luar daerah diharuskan mematuhi aturan adat, termasuk larangan menggunakan motif batik parang, lereng, dan kain bludru.(cenks)

Tinggalkan Balasan