Daerah

Hujan Deras Iringi Aksi Batara Cs, Ratusan Warga Desak Penangguhan Penahanan Penambang

110
×

Hujan Deras Iringi Aksi Batara Cs, Ratusan Warga Desak Penangguhan Penahanan Penambang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG –
Hujan deras yang mengguyur Kota Pangkalpinang tak menyurutkan langkah ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bangka Belitung. Mereka tetap menggelar aksi damai di depan gerbang Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/1/2026).

Dalam guyuran hujan, massa yang dikoordinatori Batara Cs menyampaikan aspirasi secara terbuka di hadapan Gubernur, jajaran Polda Bangka Belitung, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Aksi tersebut menuntut penangguhan penahanan terhadap para penambang yang sebelumnya ditangkap aparat penegak hukum.

Batara dalam keterangannya menyampaikan bahwa Kapolda Bangka Belitung menjelaskan penindakan yang dilakukan semata-mata sebagai bentuk penegakan hukum. Penangkapan tersebut, kata Batara, berawal dari laporan masyarakat dan dilakukan karena sifat hukum yang memaksa.

“Tadi bapak Kapolda menyampaikan bahwa mereka hanya menegakkan hukum karena adanya laporan dari masyarakat. Sebenarnya mereka juga tidak ingin menangkap para penambang,” ujar Batara di hadapan massa aksi.

Lebih lanjut, Batara mengungkapkan bahwa Gubernur Bangka Belitung telah berkomitmen untuk segera menggelar rapat Forkopimda guna merumuskan langkah dan formulasi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para penambang yang saat ini masih ditahan.

“Bapak Gubernur menyampaikan akan mengadakan rapat Forkopimda agar ada solusi terbaik sehingga masyarakat yang ditahan bisa segera pulang ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya,” tambahnya.

Selain itu, Gubernur bersama Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjanji akan memberikan perkembangan hasil pembahasan tersebut dalam waktu sepekan. Namun, massa aksi memberikan tenggat waktu hingga 10 hari ke depan.

“Kita beri kelonggaran waktu 10 hari. Semoga dalam waktu itu kita mendapatkan kabar gembira,” tutup Batara.

Aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan damai meski diguyur hujan deras. Massa aksi membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan tanpa adanya insiden berarti. (Toto)

Tinggalkan Balasan