NASIONALXPOS.CO.ID, LEBAK – Jalan penghubung antara Desa Sangiang dan Desa Curugbitung, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kerusakan parah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Jalan tersebut kini dipenuhi lubang besar dan genangan air, menyerupai kolam ikan saat musim hujan tiba, sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Pantauan tim NASIONALXPOS pada Rabu (11/6/2025) sekitar pukul 10.05 WIB, menunjukkan bahwa kerusakan membentang cukup panjang. Lumpur dan kubangan air mendominasi permukaan jalan, terutama setelah hujan deras, menjadikannya rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Kami setiap hari lewat sini, anak-anak sekolah juga. Kalau hujan, makin parah, motor bisa jatuh. Sudah lama banget nggak ada perbaikan,” ujar Udin, warga setempat.
Jalan ini merupakan akses utama masyarakat desa untuk menuju pasar, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas kesehatan. Namun sayangnya, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan infrastruktur desa dari pemerintah daerah maupun pusat.
Padahal, program pembangunan infrastruktur pedesaan telah menjadi prioritas nasional melalui Instruksi Presiden (Inpres). Sayangnya, kondisi di lapangan menunjukkan ketimpangan antara program dan implementasi.
Warga berharap pemerintah, khususnya Pemkab Lebak dan Pemprov Banten, segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut. Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.







