Menurut pakar hukum pers ini, survey ormas juga harus jelas, apakah benar ormas-ormas berafiliasi ke pemerintah.
“Ormas-ormas yang sadar akan berbangsa dan bernegara tidak melakukan demo atau sejenisnya di saat negara mengadakan acara perhelatan dunia untuk kepentingan bangsa dan negara,” tuturnya.
“Apakah iya melakukan aksi dengan murni tanpa ada yang menunggangi di saat negara, sedang akan laksanakan acara dunia. Menurut saya, silahkan mengemukakan pendapat sebagai bangsa yang santun, lakukan setelah acara G20,” pungkasnya.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan berlangsung pada 15-16 November 2022 di Bali. Mengacu pada tema yang diusung Indonesia Presidensi KTT G20 tahun 2022, ada tiga issue prioritas/utama yang akan dibahas dalam pertemuan puncak tersebut meliputi arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, serta transformasi digital dan ekonomi. (Uchan)








