NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Sejarah Alat Musik Bedug di Indonesia diperkirakan sudah dimulai sejak ratusan tahun yang lalu, bedug yang merupakan alat musik perkusi ini dikalangan mayoritas masyarakat digunakan dalam fungsi ganda seperti alat musik, alat penanda waktu, maupun sebagai alat komunikasi tradisional.
Seringkali aktivitas memukul Bedug atau menabuh bedug memiliki konotasi yang yang bersifat religius, hal ini berkaitan dengan penggunaan Bedug untuk Memberitahukan waktunya Sholat Atau Sembahyang bagi umat agama Islam di beberapa wilayah Indonesia.
Dalam rangka melestarikan budaya serta mempererat tali silaturahmi antar warga tapos pada momentum lebaran di hari raya idul Fitri 1447 H/2026.

Acara di gelar di lapangan kampung Tapos RT 05 RW 02 Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, provinsi Banten, Sabtu, 28/3/2026.
Adapun maksud, dan tujuan diselenggarakannya festival tabuh bedug tersebut, guna mempertahankan tradisi bedug di masjid dan di mushola yang berada di Desa Tapos agar jangan tidak punah, disamping menumbuhkan regenerasi dikalangan para pemuda dalam mencintai tradisi memukul atau menabuh Bedug yang sudah turun menurun dilaksanakan Warga Desa tapos maupun masyarakat kabupaten Tangerang pada umumnya.
Saat pembukaan Haerudin selaku Kepala Desa Tapos (Kades) dalam sambutannya menyampaikan, Sejarah bedug diberbagai daerah dan sesuai budaya tradisinya khususnya Umat Islam.Menabuh Bedug tersebut Umumnya dilakukan di mushola dan mesjid dan itu bertanda waktu umat Islam untuk melakukan sholat atau Sembahyang,” Pungkasnya.
(Ibenk)













