Jakarta – Dunia smartwatch sedang memasuki babak baru di mana fungsi klasik seperti menghitung langkah dan pemberitahuan makin diperkaya oleh teknologi AI dan integrasi hardware yang tidak biasa. Berikut rangkuman fitur-fitur terkini dan model yang layak diperhatikan – termasuk dampaknya bagi pasar Indonesia.
Fitur & Model Unggulan
- AI Prediktif di Withings ScanWatch 2
Dengan update OS bernama HealthSense 4, ScanWatch 2 menambahkan algoritma untuk memperkirakan kejadian kesehatan di masa depan, seperti penyakit dan siklus haid. Pelacakan tidur, respirasi, dan indikator kelelahan tubuh juga ditingkatkan.
Waktu pakai baterai kini bisa mencapai sekitar 35 hari, bertambah 5 hari dibanding generasi sebelumnya. - Google Pixel Watch 4: AI & Performa yang Ditingkatkan
Pixel Watch 4 resmi dirilis 9 Oktober 2025. Beberapa peningkatan signifikan meliputi:AdvertisementScroll kebawah untuk lihat berita lainnya.- Layar AMOLED Actua 360 dengan bezel lebih tipis
- Chipset Snapdragon W5 Gen 2 + co-processor yang lebih cepat
- Fitur GPS dual-frekuensi, SOS satelit (untuk versi LTE), sensor suhu kulit jauh, dan sistem pelacakan tidur yang lebih akurat
- Wear OS 6 ditanamkan AI untuk asisten kesehatan dan respon smart secara kontekstual
- Wearbuds: Smartwatch dengan Earbuds Terintegrasi
Brand India “Ai+” mengumumkan Wearbuds perangkat wearable yang digabung dengan TWS earbuds. Fitur menarik:- Pengukuran tekanan darah, detak jantung, SpO2, pelacakan tidur
- Earbuds bisa dilepas dan disimpan di dalam smartwatch ketika tidak digunakan
- Dirancang sebagai bagian dari ekosistem AI+ dengan perangkat dan aplikasi yang saling terhubung.
- Meta Kembali ke Smartwatch: Kamera & AI di Agenda
Meta Platforms dikabarkan melanjutkan proyek smartwatch yang sebelumnya sempat ditangguhkan. Prototip terbaru menunjukkan fitur dual kamera (depan + samping), casing estetis, dan integrasi AI yang fokus pada interaksi dengan lingkungan nyata.
Rencana peluncuran ditargetkan September 2025.
Dampak & Relevansi di Indonesia
- Pasar & preferensi lokal: Pengguna Indonesia semakin mencari wearable yang bukan hanya gaya dan notifikasi, tapi juga mendukung aktivitas olahraga, tidur yang baik, dan kesehatan secara menyeluruh. Fitur berat seperti AI yang bisa prediksi kondisi kesehatan sangat menarik.
- Harga & aksesibilitas: Model-model premium seperti Pixel Watch 4 kemungkinan datang dengan harga di atas Rp 5–6 juta ke atas, tergantung impor dan pajak. Perangkat dari brand lokal/asing menengah seperti Huawei atau Ai+ lebih mungkin mendapatkan pangsa pasar lebih luas jika harganya kompetitif.
- Infrastruktur & ekosistem: Fitur seperti SOS satelit, dual GPS, dan penggunaan AI butuh dukungan koneksi yang stabil, update software berkala, dan layanan purna jual yang baik agar optimum di Indonesia.
- Privasi & data kesehatan: Dengan makin majunya fitur prediktif dan AI, isu privasi dan keamanan data makin penting. Regulasi & standar penggunaan data akan menjadi faktor kunci adaptasi teknologi ini di masyarakat.
Smartwatch kini bergerak dari sekadar perangkat pelengkap menuju pusat ekosistem kesehatan pribadi dan gaya hidup aktif. AI, integrasi hardware inovatif, dan interaksi tanpa batas antara perangkat menjadi sorotan. Ke depan, siapa mampu merancang kombinasi paling optimal antara harga, fitur, dan keamanan bakal menjadi pemenang di pasar Indonesia.













