Nasional

Menaker Yassierli Cek Kesehatan Sopir di Posko Mudik K3 Pulo Gebang

50
×

Menaker Yassierli Cek Kesehatan Sopir di Posko Mudik K3 Pulo Gebang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, meninjau langsung Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Senin (16/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan para awak angkutan umum, baik pengemudi maupun kernet, berada dalam kondisi sehat, bugar, dan siap bekerja demi menjamin perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat.

Menaker menegaskan bahwa keselamatan mudik tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan dan infrastruktur jalan, tetapi juga kesiapan fisik serta tingkat kewaspadaan pengemudi.

“Program pengujian K3 bagi awak angkutan umum ini sangat penting, terutama saat beban kerja meningkat di masa mudik. Pengemudi yang fit akan lebih waspada dalam menjalankan tugasnya,” ujar Yassierli.

Program Posko Peduli K3 ini dilaksanakan di enam kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi.

Dalam pemeriksaan tersebut, para pengemudi menjalani serangkaian tes mulai dari pemeriksaan kesehatan, wawancara, hingga pengujian berbasis komputer untuk mengukur kesiapan kerja, termasuk waktu reaksi.

Dari hasil pemantauan, Menaker masih menemukan adanya pengemudi yang belum mendapatkan waktu istirahat optimal sebelum bertugas.

“Tadi ada pengemudi yang baru beristirahat sekitar dua jam, bahkan ada yang tekanan darahnya cukup tinggi. Ini harus menjadi perhatian serius. Jika belum fit, sebaiknya istirahat atau diganti dengan pengemudi cadangan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi prima pengemudi agar tidak membahayakan keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

“Kita tidak boleh memaksakan pengemudi bekerja dalam kondisi tidak fit. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengemudi bus, Saktiawan (43), mengaku sangat mendukung program Posko Peduli K3 ini. Ia menilai pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat membantu memastikan awak angkutan siap bertugas.

“Program ini sangat bermanfaat. Kami membawa banyak penumpang, jadi harus benar-benar dalam kondisi sehat agar perjalanan aman,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin setiap tahun, khususnya saat musim mudik Lebaran. (Red)

Tinggalkan Balasan