NASIONALXPOS.CO.ID, BULELENG – Kasus tindakan Asusila kembali terjadi di wilayah hukum Polres Buleleng. Awalnya, (sebut saja Melati), (9th), bulan juli 2022 lalu, menyampaikan kepada ibunya rasa sakit di kemaluannya, saat itu, ibu melati tidak mencurigai terhadap keluhan yang disampaikan melati, hanya memberikan nasehat, untuk menjaga kesehatannya.
Namun, ketika sang ibu menjemput melati pulang sekolah, jumat, (7/10/2022) lalu, sang ibu, hanya melihat teman-temannya berdiri dipinggir jalan, dan tidak melihat keberadaan anaknya, sehingga ibunya menanyakan kepada teman-temannya. Salah satu teman melati mengatakan, dirinya melihat melati, diajak terduga pelaku bernama Made S., ke kebun disalah satu banjar dinas yang ada di desa, di wilayah Kecamatan Tejakula.
Setelah mengetahui keberadaan melati dari informasi temannya, sang ibu mencari ke kebun tersebut dan langsung berteriak memanggil anaknya, seketika itu juga, terlihat melati di kebun bersama dengan terduga pelaku Made S. dengan cepat, terduga pelaku Made S, langsung meninggalkan melati menuju salah satu tukang potong rambut.
Setelah ditanya, melati menceritakan kepada ibunya, diajak akan disetubuhi, namun karena mendengar teriakan ibunya, akhirnya terduga pelaku Made S, tidak jadi melakukannya. Sesaat sebelumnya, melati menceritakan kepada sang ibu, dirinya telah disetubuhi terduga pelaku Made S. sebanyak 2 kali yaitu, pertama, pada bulan Juli 2022 pukul 15.00 wita, dan pada bulan Agustus 2022 sekira pukul 14.00 wita. dari 2 kejadian tersebut, dilakukan di kebun yang ada disalah satu banjar desa, di wilayah kecamatan Tejakula.
TONTON JUGA :









