NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Kasus pembunuhan dosen cantik di Perumahan BTN Al-Kautsar, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, akhirnya terungkap. Polres Bungo menetapkan seorang oknum polisi berinisial W, yang berdinas di Polres Tebo, sebagai tersangka utama dalam kasus tragis tersebut.
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, didampingi Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap di Kabupaten Tebo pada Minggu (2/11) oleh tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo.
“Dari hasil penyelidikan dan bukti yang kami kumpulkan, dapat dipastikan pelaku pembunuhan sekaligus dugaan pemerkosaan terhadap korban merupakan anggota kepolisian aktif. Saat ini pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kapolres, Minggu (3/11).
Hasil autopsi di RSUD Hanafie Bungo menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada wajah, kepala, bahu, dan leher korban, serta indikasi kuat adanya kekerasan seksual sebelum korban dibunuh.
“Motif sementara diduga karena persoalan pribadi dan hubungan asmara antara pelaku dan korban. Namun kami masih mendalami kemungkinan adanya motif lain,” tambah AKBP Natalena.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dan telepon genggam milik korban yang kini tengah diperiksa di laboratorium forensik untuk memperkuat bukti hukum.
Kapolres menegaskan, pelaku akan dijerat dengan sanksi pidana dan etik berat. Ia menegaskan bahwa Polres Bungo tidak akan menolerir pelanggaran hukum oleh anggota kepolisian, dan berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan.
“Tidak ada yang kebal hukum. Kami pastikan proses penyidikan dilakukan dengan objektif dan sesuai aturan,” tegasnya.
Kasus ini menyita perhatian publik karena korban dikenal sebagai dosen muda yang berprestasi dan aktif di lingkungan akademik. Masyarakat Bungo berharap penegakan hukum dapat berjalan dengan tegas dan adil.
(is)













