Sementara itu dalam Rakor pengamanan dijelaskan bahwa personel yang kerahkan untuk mengamankan jalannya kunjungan Presiden RI, kurang lebih 2.778 personil gabungan baik dari TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta stake holder terkait.
Pangdam XIII/Merdeka dalam rapat menyampaikan agar objek- objek yang akan dikunjungi semaksimal mungkin dapat dibersihkan sehingga memberikan kesan positif kepada Presiden RI beserta rombongan, dengan demikian akan berdampak membawa nama baik Provinsi Sulut di mata pemerintah pusat.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan secara garis besar menghasilkan beberapa hal penting yang pada dasarnya diperoleh kesimpulan bahwa semua pihak yang terlibat kegiatan kunjungan Presiden RI baik di rute yang dilalui, lokasi sasaran kunjungan maupun personil petugas pengamanan dapat mendukung tugas yang diberikan dan akan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab guna kelancaran pelaksanaan kunjungan Presiden RI di wilayah Provinsi Sulut.
Turut hadir dalam Rapat tersebut, Jajaran Forkopimda Propinsi Sulut antara lain Sekda Propinsi Sulut Praseno Hadi, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Jan De Fretes beserta staf, Irdam XIII/ Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Mukhlis beserta staf, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Inf Drs. Theodorus Kawatu, Danlantamal VIII/Manado Laksamana Pertama TNI Nouldy J. Tangka, CHRMP beserta staf, Danlanudsri Marsma TNI M.Satriyo Utomo, S.H. beserta staf, Asrendam XIII/Merdeka Kol Kav Tri Handoko, para Asisten Kasdam XIII/Merdeka, Para Kabalakdam/Yanmadam XIII/Merdeka, Komandan tim advance Paspampres Letkol inf Fanny Pantouw S.sos beserta anggota tim, Setmilpres dan protokol kepresidenan serta semua pihak yang terkait pendukung kegiatan kunjungan kerja Presiden RI.
(Jefry Kandouw)













