Tangerang Raya

Pekerja Parkiran RSUD Tangerang Kerja Tanpa APD, Warga: Seperti Atraksi Sirkus

247
×

Pekerja Parkiran RSUD Tangerang Kerja Tanpa APD, Warga: Seperti Atraksi Sirkus

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Pembangunan gedung parkir di RSUD Kota Tangerang menyisakan sorotan tajam publik. Alih-alih menunjukkan profesionalitas kerja konstruksi, warga justru disuguhi pemandangan yang menyerupai atraksi sirkus, namun tanpa tiket dan jauh dari kata aman.

Pantauan lapangan pada Jumat (5/12/2025) memperlihatkan para pekerja leluasa beraktivitas di ketinggian tanpa perlengkapan keselamatan standar. Tidak tampak penggunaan safety harness, helm proyek, maupun alat pelindung diri (APD) lain yang seharusnya wajib dalam pekerjaan konstruksi bertingkat. Mereka berjalan di atas rangka baja sambil membawa material, seolah melakukan aksi akrobat berisiko tinggi.

Makmun, warga sekitar lokasi, mengaku kondisi serupa hampir terjadi setiap hari.

“Mungkin mereka pikir karena dekat rumah sakit jadi aman, kalau ada apa-apa tinggal angkut,” ujarnya dengan nada geram.

Ia menyebut warga sudah beberapa kali menegur pihak lapangan, namun tak ada perubahan berarti.

“Mandornya kaya nggak mau dengar. Lihat sendiri, cuma ada jaring seadanya. Bukan soal kami kepo, tapi nyawa orang yang kerja di situ berharga,” tegasnya.

Proyek ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang. Namun lemahnya pengawasan keselamatan membuat publik mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap standar konstruksi yang aman.

Aktivis sosial Hilman Santosa mengecam keras kondisi tersebut.

“Kalau pekerja bisa naik ke ketinggian tanpa APD, berarti pengawasan Perkim dan konsultan proyek tidak berjalan. Tanggung jawab keselamatan bukan formalitas administratif,” ujarnya.

Hilman menegaskan risiko hukum mengintai apabila terjadi kecelakaan kerja.

“Regulasi KBK jelas. Bila ada korban, semua pihak dari kontraktor hingga konsultan pengawas bisa dimintai pertanggungjawaban.”

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perkim dan Pertanahan Kota Tangerang Decky Priambodo belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat telah dilakukan namun belum mendapatkan jawaban. (Red)

Tinggalkan Balasan