Nasional

Peringati HUT ke-61, Kowad Kodam II/Swj Gelar Syukuran

1438
×

Peringati HUT ke-61, Kowad Kodam II/Swj Gelar Syukuran

Sebarkan artikel ini

Dikatakan bahwa, menjadi seorang prajurit Kowad adalah pilihan hati dan jalan hidupmu, syukuri dengan penuh ketulusan dan keikhlasan hati, laksanakan profesi ini dengan profesional, ikhlas sepenuh jiwa dan raga. Namun demikian jangan melupakan kodratnya sebagai wanita yang memiliki tugas sebagai istri, ibu rumah tangga dan anggota masyarakat, anggota Kowad juga seorang prajurit yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang diikat oleh norma dan aturan tertentu.

“Oleh karena itu, pandai-pandailah menempatkan diri sesuai dengan porsinya masing-masing, sehingga peran ganda yang dimiliki Kowad dapat dilaksanakan dengan selaras dan seimbang”, ujarnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Jaga diri dengan baik, kendalikan diri dengan selalu mengingat norma, moral dan etika. Hindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan satuan. Jangan nodai prestasi yang telah kalian raih dengan pelanggaran yang tidak perlu dan tidak pantas, seperti pelanggaran disiplin, pidana, perdata maupun asusila,sehingga dapat merusak citra Korps Wanita Angkatan Darat”, pungkasnya.

Jadikanlah diri kalian sebagai teladan dimanapun kalian berada. Tingkatkan prestasi di segala bidang. Mantapkan landasan moral dan mental melalui upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga selalu dalam bimbingan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Hal ini penting dilakukan mengingat sebagai prajurit wanita kalian akan selalu menjadi pusat perhatian, tidak hanya di lingkungan tugas tetapi juga di lingkungan masyarakat. “Ingat terus motto Kowad yaitu “Bukan Mawar Penghias Taman Tetapi Melati Pagar Bangsa”, ini mengandung makna bahwa Kowad bukan penghias lingkungan kerja tetapi merupakan prajurit wanita yang profesional, berhati bersih, jujur, mandiri, bertanggung jawab dan menjunjung tinggi kodrat kewanitaannya serta penuh pengabdian kepada bangsa dan negara”, tuturnya.

Tinggalkan Balasan