TNI & Polri

Polres Serang Matangkan Pengamanan Nataru Lewat Latpra Ops Lilin Maung 2025

233
×

Polres Serang Matangkan Pengamanan Nataru Lewat Latpra Ops Lilin Maung 2025

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Serang mulai mematangkan strategi pengamanan melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Lilin Maung 2025 yang digelar di Gedung Ngariung Iman Ngariung Aman, Mapolres Serang, Selasa (16/12/2025).

Latpra Ops ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Serang, para Kapolsek jajaran, serta personel Polres dan Polsek sebagai bentuk kesiapan menyeluruh menghadapi Operasi Lilin Maung 2025.

Kabag Ops Polres Serang, Kompol Edi Susanto, menjelaskan bahwa Operasi Lilin Maung akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Dalam operasi ini, Polres Serang akan mendirikan lima pos pengamanan dan pos pelayanan yang disebar di sepanjang jalur arteri guna memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Kompol Edi.

Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat wajib melakukan pelaporan kegiatan harian melalui Sistem Operasi Terpadu (SOT) sebagai bentuk akuntabilitas dan pengawasan pelaksanaan tugas.

“Personel yang belum memahami pengisian SOT agar segera berkoordinasi dengan Bag Ops supaya tidak menghambat administrasi selama operasi berlangsung,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang AKP Fery Oktaviari Pratama menyoroti peran strategis Kapospam dan Kaposyan dalam pengendalian personel serta penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah pos masing-masing.

“Kapospam dan Kaposyan harus memahami betul prosedur penanganan laka lantas serta bertanggung jawab penuh terhadap pengendalian personel di lapangan,” kata AKP Fery.

Ia juga mengingatkan potensi gangguan lalu lintas yang perlu diantisipasi secara serius, mulai dari parkir liar truk tanah, lonjakan kendaraan dari kawasan wisata, hingga kepadatan arus di titik-titik rawan.

“Puncak kepadatan malam pergantian tahun diprediksi terjadi di kawasan industri Modern Cikande, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan arus yang optimal,” tambahnya.

Kegiatan Latpra Ops ditutup dengan Tactical Floor Game (TFG), yakni simulasi pengamanan berbasis peta untuk memvisualisasikan skenario, pembagian tugas, serta langkah antisipasi di lapangan. Melalui simulasi ini, seluruh personel diharapkan memiliki pemahaman yang sama demi kelancaran dan keberhasilan Operasi Lilin Maung 2025.(Red)

Tinggalkan Balasan