Tak hanya itu, sekolah juga menawarkan paket alternatif senilai Rp600.000, yang mencakup kunjungan ke:
- Sea World Ancol
- Atlantis Water Adventure
- Jakarta Bird Land
Informasi tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp wali murid oleh salah satu guru.
Persoalan semakin memanas ketika wali murid menyebut kegiatan tersebut bersifat wajib. Bahkan, menurut X, pihak sekolah menyampaikan adanya denda Rp195.000 bagi murid yang tidak mengikuti Porseni.
“Dalam rapat orang tua, guru menyampaikan bahwa semua murid wajib ikut. Kalau tidak ikut, dikenakan denda. Ini terkesan memaksa dan sangat kami sayangkan,” tegas X.
Sejumlah wali murid pun mempertanyakan dasar kebijakan, urgensi kegiatan, serta transparansi penggunaan dana, termasuk alasan pemberlakuan denda bagi anak usia dini.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, pihak pengelola TK Lestari Indah, Umi, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa terdapat dua kegiatan yang dianggap wajib, yakni manasik haji dan Porseni.
“Kalau saya bilang Porseni tidak wajib, otomatis tidak semua murid ikut. Makanya saya sampaikan wajib. Denda itu dari panitia Porseni ke kami, kecuali untuk murid yang memang kurang mampu,” ujarnya.













