“Kita di lapangan ketemu di lapangan, Naikin beritanya kan di lapangan bukan dikantor, “sambung dia dalam pesan singkatnya.
Entah apa maksud si Pelaksana sehingga membalas pesan dengan kalimat ketus dan berkesan tak bersahabat.
Terpisah, Ketua Jurnalis Tangerang Raya (JTR) Ayu Kartini, angkat bicara terkait hal tersebut.
Dirinya menilai pelaksana proyek rekanan PDAM TB tersebut agak Arogan dalam berkomunikasi dengan wartawan.
“Anggota saya menawarkan kepada pelaksana jika keberatan dengan pemberitaan silahkan ke kantor redaksi untuk hak jawab maupun klarifikasi, kok malah ngajak kelapangan, mau diapain anggota saya?, “kata Ayu tegas.
Apa lagi dalam pesannya, pelaksana tersebut mengaku sudah memantau anggota saya, katanya sudah dua kali memberitakan pekerjaan proyeknya, maksudnya apa, mau mengancam?.
“Dan tolong ini bagian dari PDAM TB dalam hal ini Penyelenggara Lelang untuk menegur oknum Pelaksanya Proyek yang Arogan,” ujar ayu.
Diakhir, dirinya menekankan kepada siapapun yang merasa dirugikan atas pemberitaan maupun ingin memberikan Hak jawab untuk dipersilahkan menghubungi maupun menemui pihak redaksi.













