“Kelihatannya selesainya sekitar Satu mingguan, sekarang pengerjaan sudah pindah disaluran irigasi sebelah utara Dukuh Tapelan, Desa Pelemsengir,” beber salah seorang Petani tersebut.

Dari hasil penelusuran NASIONALXPOS.co.id disepanjang saluran irigasi tampak hasil pekerjaan tersebut kurang maksimal.
Pasalnya, dinding irigasi hasil pekerjaan tersebut tampak berongga dan sebagian ada yang pecah-pecah. Tidak itu saja, sekilas dibeberapa titik ada yang ditambal plaster adukan semen yang tampak ada bekas gosokan raskam.
Diujung lokasi pekerjaan tepatnya dipinggir Jl. Pelemsengir-Goa Terawang ada lumbang saluran air yang tinggal separuh. Melihat posisi lubang saluran air tersebut kurang maksimal, karena mudah tersumbat sampah dan lumpur.
Sementara itu, di lokasi irigasi yang berbeda, tepatnya disebelah Utara Dukuh Tapelan, yang mana proses pekerjaan masih berlangsung. Terlihat, pengecoran mengikuti bekas bangunan lama, yang prosesnya dipasang besi berbentuk huruf U dengan jarak antara 25 sampai 30 cm.












