“Anggaran hampir setengah miliar rupiah seharusnya bisa menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan tahan lama. Kami tidak ingin proyek ini menjadi masalah di masa depan,” ucap warga lainnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang terkait laporan warga. (Red)








