Dua Rombongan, Tiga Negara
Kepala Primary Student One, Ade Sodikin, menyebutkan bahwa lawatan dibagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama mengunjungi Singapura dan Malaysia pada 28 April hingga 2 Mei 2025 dengan 48 siswa dan 5 guru pendamping. Rombongan kedua menuju Korea Selatan pada 29 April hingga 3 Mei 2025, terdiri dari 5 siswa dan 1 guru pembimbing.
Di Malaysia, siswa mengunjungi sekolah-sekolah ternama seperti Sekolah Rendah Islam Al Amin (SRIAA) Gombak dan International Islamic School Malaysia (IISM), serta landmark nasional seperti Masjid Negara, Istana Negara, dan Putrajaya. Mereka juga menjelajahi situs budaya seperti Dataran Merdeka, Muzium Orang Asli, dan Batu Caves.
“Dalam kunjungan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Student One dengan IISM dan SRIAA, yang mencakup pertukaran pelajar, pelatihan guru, digitalisasi pembelajaran, hingga program ekstrakurikuler,” jelas Ade, alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sementara itu di Korea Selatan, siswa mengunjungi Samsung Innovation Museum (SIM) di Suwon, Istana Gyengbokgung, Museum Nasional, dan Prince Sultan Islamic School.
Singapura Jadi Etalase Pendidikan dan Teknologi













