Daerah

Ratusan LSM dan Ormas Demo Kantor Bupati Kabupaten Tangerang

1420
×

Ratusan LSM dan Ormas Demo Kantor Bupati Kabupaten Tangerang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Dampak pernyataan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kabupaten Tangerang ratusan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) menggelar aksi unjuk rasa.

Aksi ini diikuti ratusan massa yang mengatas namakan Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tangerang Raya (ALTAR). Mereka menggeruduk Kantor Bupati Tangerang, Senin (26/6/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Massa yang dinahkodai oleh Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat Tangerang Raya (ALTAR) itu menuntut pertanggungjawaban Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), atas pernyataan Kabid Hubungan Industrial (HI) yang dinilai melecehkan serta melukai marwah organisasi sosial kontrol masyarakat.

Ribuan pengunjuk rasa ini meminta kepada Bupati Tangerang untuk mencopot Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) dan Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang dari jabatannya.

Diketahui, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kabupaten Tangerang, Desyanti, melalui YouTube CNBC Indonesia dalam acara Manufacture Check di Program Evening UP pada Jumat (16/6/2023) lalu, sempat mengutarakan pandangannya.
Desyanti menuding LSM dan Ormas yang membuat perusahaan di Kabupaten Tangerang tidak nyaman dan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK), serta membuat perusahaan banyak yang hengkang dari kota seribu industri itu.

Hal itu jadi pemicu ratusan massa aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang Banten menyuarakan empat tuntutannya.

Diketahui empat tuntutan itu adalah ;

* Mendesak Bupati Tangerang agar mencopot jabatan Kadisnaker Kabupaten Tangerang karena dianggap lalai dalam membina jajarannya.

* Mendesak Bupati Tangerang agar mencopot Desiyanti dari jabatan Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang karena dianggap telah membuat kegaduhan dengan menebarkan fitnah dan kebencian yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan.

* Mendesak Bupati Tangerang agar memerintahkan Kabid Hubungan Industrial Disnaker Kabupaten Tangerang untuk menarik ucapannya dan memohon maaf secara terbuka.

* Mendesak Kadisnaker Kabupaten Tangerang untuk menjelaskan secara terbuka perusahaan nakal yang berbuat semena-mena terhadap pekerja dan lingkungan yang merasa terganggu dengan keberadaan LSM dan Ormas dan apa alasannya sehingga mereka terganggu.

Dalam orasinya diatas mobil komando, H. Alamsyah MK Ketua Umum LSM Geram Banten Indonesia mengatakan, unjuk rasa ini untuk menyuarakan dan menepis tudingan dari Kabid HI Disnaker terhadap keberadaan LSM dan Ormas yang dianggap penyebab perusahaan tidak nyaman dan sebagai penyebab banyaknya perusahaan yang gulung tikar serta hengkang dari kota seribu industri.

“Kita sepakat nggak mau dianggap LSM dan Ormas kaleng kaleng di Negeri ini, saatnya bersihkan tudingan bahwa LSM dan Ormas sebagai sampah masyarakat yang hanya membuat resah dan penyebab pengangguran dan berakhir dengan kemiskinan,” ujarnya.

Menurut Bang Alam sapaannya, bahwa marwah Organisasi menurutnya itu tidak hanya nempel di pakaian kebesaran saja, tetapi juga melekat kuat didalam tubuh kita.

“Aksi ini dilakukan juga untuk memberikan warning kepada pejabat publik lainnya agar tidak pandang sebelah mata terhadap keberadaan lembaga dan organisasi sosial kontrol,” pungkasnya.

Dihadapan para pendemo terlihat Kabid. Hubungan Indutrial Disnaker Kabupaten Tangerang Desiyanti menyampaikan permohonan maafnya jika memang pernyataannya telah mencederai keberadaan LSM dan Ormas ditengah masyarakat.

“Saya mohon maaf kepada semua rekan LSM dan Ormas atas kekhilapan dalam berucap” tegasnya.

Setelah mendengarkan permohonan maafnya aksi massa membubarkan diri dengan damai dan terkendali. (Koseng)

Tinggalkan Balasan