Disamping itu, Bupati Arief bersama seluruh peserta dengan kompak mengenakan pakaian khas Samin. Hal tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap Budaya Samin dan sekaligus untuk melestarikan pakaian adat Samin.
Bupati juga berharap agar kedepan di usia Kabupaten Blora yang ke 275 ini bisa semakin makmur dan maju.
“Bahwa kita berharap Blora akan menjadi Kabupaten yang makmur, maju, gemah ripah loh jinawi, dengan syukuran mempersembahkan hasil buminya Kabupaten Blora,” pungkasnya.
Salah satu masyarakat yang menghadiri prosesi Grebeg Gunungan tersebut adalah Lastri (32) warga Kec. Blora Kota. Ia mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WIB.
Ia bersama warga lainnya turut ikut memperebutkan hasil bumi maupun jajanan pasar yang ada di sejumlah Gunungan.
“Acaranya bagus, warga juga senang, semoga setiap tahun bisa rutin diadakan. Alhamdulillah tadi bisa dapat jajanan, sayur-sayuran lumayan banyak,” ceritanya
Tak hanya itu, masyarakat turut disajikan hiburan kesenian Barongan khas Blora, yang semakin memeriahkan suasana.
Dalam momen tersebut Bupati juga menyerahkan 3 buah piagam dari Kemenkumham berupa surat inventarisasi pencatatan kekayaan intelektual komunal ekspresi budaya tradisional yaitu untuk Gerebek Sedekah Bumi Bangkle Blora ; Jamasan dan Kirab Pusaka Kyai Bisma; Barongan Blora. (Riyan)











