DaerahPemerintahan

Sarasehan HPN 2026 di Blora Bahas Peran Pers Tangkal Disinformasi Program Presiden

45
×

Sarasehan HPN 2026 di Blora Bahas Peran Pers Tangkal Disinformasi Program Presiden

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggelar Sarasehan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” dan subtema “Kontribusi Jurnalis dalam Menangkal Disinformasi Program Presiden.”

Sarasehan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat profesionalisme insan pers sekaligus menegaskan peran pers sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus disinformasi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Ketua PWI Kabupaten Blora, Heri Purnomo, mengatakan pers yang sehat merupakan fondasi penting bagi terwujudnya bangsa yang kuat.

“Bangsa kuat artinya jika pers sehat. Pers yang profesional, beretika, independen, dan bertanggung jawab akan mendorong kemajuan ekonomi serta memperkuat bangsa,” ujarnya.

Ia berharap sarasehan tersebut menjadi momentum bagi insan pers di Blora untuk membahas berbagai persoalan jurnalistik di daerah, sekaligus mencari solusi bersama agar jurnalis semakin berdaya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Harapan kami, forum ini menjadi ruang diskusi untuk membedah permasalahan pers di Blora dan mendapatkan pencerahan bersama,” katanya.

Sementara itu, Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan insan pers.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial dan pengawal kinerja aparat serta pemerintah.

“Kami sangat terbantu. Pers menjadi kontrol sosial sekaligus kontrol kinerja kami dan pemerintah. Informasi dan edukasi kepada masyarakat dapat tersampaikan berkat peran rekan-rekan pers,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik dengan menyajikan informasi yang faktual dan berimbang.

“Kepercayaan masyarakat bergantung pada apa yang kita sampaikan, tentunya dengan fakta yang seimbang dan sesuai kenyataan,” tambahnya.

Ketua DPRD Blora, Mustofa, mengatakan hubungan kerja sama antara DPRD, pemerintah daerah, dan wartawan di Blora selama ini terjalin harmonis, termasuk dalam mendukung fungsi pers sebagai kontrol sosial.

Ia menyebutkan anggaran kerja sama dengan wartawan tidak terdampak pemangkasan meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.

“Walaupun di tengah efisiensi anggaran, tidak ada satu pun yang dipotong. Bahkan ke depan akan kita tambah,” katanya.

Menurut Mustofa, pemberitaan media berperan besar dalam mendorong percepatan penyelesaian persoalan publik, seperti infrastruktur dan evaluasi program pemerintah.

“Ketika ada jalan rusak diberitakan dan viral, itu bisa mendorong percepatan penganggaran, bahkan sampai pemerintah pusat,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, mengatakan Pemkab Blora terus memperkuat transformasi layanan informasi publik melalui sistem terintegrasi di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Ia menegaskan pemerintah daerah kini bergerak dalam satu ekosistem digital untuk merespons isu dan keluhan masyarakat secara cepat dan terkoordinasi.

“Seluruh admin media sosial, pengelola website, dan PPID di tiap OPD kini berada dalam satu komando di Diskominfo. Tidak ada lagi OPD yang berjalan sendiri-sendiri dalam merespons isu,” jelasnya.

Komang mengajak media massa untuk bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat dan kondusif serta menjadi jangkar kebenaran dalam menangkal hoaks.

“Pers harus menjadi jangkar kebenaran. Mari membangun Blora dengan narasi positif dan menjadi kontrol sosial yang konstruktif,” katanya.

Sarasehan tersebut dilanjutkan dengan diskusi bersama Anggota Dewan Pers Mohammad Jazuli, yang dimoderatori Abdul Muiz, Wakil Ketua PWI Blora.
Kegiatan ini didukung sejumlah sponsor, di antaranya SKK Migas, IOG 4.0, ExxonMobil, Pertamina EP Cepu, Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, Pertamina Energi Hulu, Bulog, Perhutani, PLN, BPJS Kesehatan, Pupuk Indonesia, Hiswana Migas, Pertamina Foundation, Badan Gizi Nasional, Semen Gresik, PT GMM, Lazismu, Bank Jateng, Polres Blora, DPRD Blora, Pemkab Blora, Blora Patra Energi (BPE), Blora Patragas Hulu (BPH), PDAM Tirta Amerta Blora, FIF Group, TIS Energy, RSUD Blora, Bank Blora Artha, PT BPR BKK, serta pihak terkait lainnya.

(Riyan)

Tinggalkan Balasan