TNI & Polri

Satgas Pangan Polres Serang Pantau Harga Beras di Petir, Pastikan Sesuai HET

228
×

Satgas Pangan Polres Serang Pantau Harga Beras di Petir, Pastikan Sesuai HET

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Tim Satgas Pangan Kabupaten Serang kembali melakukan pemantauan harga beras di sejumlah titik di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Senin (15/12/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Serang agar Satgas Pangan aktif turun ke lapangan memantau kebutuhan pokok masyarakat, khususnya beras sebagai komoditas vital.

“Sesuai perintah pimpinan, kami turun langsung untuk memastikan harga beras tetap sesuai ketentuan pemerintah dan tidak ada pelanggaran HET,” ujar AKP Andi.

Pemantauan dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim Polres Serang Ipda Sanggrayugo, dengan menyasar beberapa lokasi strategis, mulai dari produsen, retail modern, hingga toko beras milik warga.

Dalam pengecekan tersebut, petugas menelusuri stok beras, sistem distribusi, serta kesesuaian harga jual dari tingkat produsen hingga pengecer. Hasilnya, harga beras di wilayah Petir terpantau masih stabil dan aman.

“Harga beras premium rata-rata Rp14.000 hingga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 sampai Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP di kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram. Seluruhnya masih sesuai HET,” ungkap Andi.

Selain memantau harga, Satgas Pangan juga memberikan imbauan tegas kepada para pedagang agar tidak melakukan praktik curang, seperti mengurangi timbangan, menimbun stok, atau mencampur kualitas beras.

“Kami tekankan pentingnya kejujuran dalam berdagang. Stabilitas harga dan kepercayaan masyarakat harus dijaga bersama,” tegasnya.

AKP Andi menambahkan, pemantauan harga bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala. Polres Serang bersama instansi terkait berkomitmen menjaga stabilitas pangan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

“Kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran atau manipulasi harga yang merugikan masyarakat,” pungkasnya. (Adit Edi S)

Tinggalkan Balasan