oleh

Seruas Jalan Protokol Baubau Mengalami Genangan Air

-Daerah-122 views

NASIONALXPOS.CO.ID, BAUBAU/SULTRA – Kota Baubau tergenang air akibat hujan deras pada hari Jumat (19/11). Seruas jalan protokol di kota baubau genangan air yang mengakibatkan hujan selama seminggu serta buruknya drainase.

Genangan air setinggi lutut orang dewasa. Terdapat beberapa lokasi genangan air. Keempat titik lokasi itu masing-masing, pasar karya nugraha, tugu kirab, simpang empat SPBU Kelurahan Bone-bone, Kecamatan Batupoato, Depan SMPN 4 Baubau dan depan Jalan Kembang.

Hampur rata2 ketinggian genangan air mencapai 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Tak sedikit kendaraan roda dua mati seketika saat melintas di jalan ini karena terendam air.

Berbeda dengan genangan air di depan jalan kembang. Di situ, salah satu warga terpaksa memblokade sebagian badan jalan. Pasalnya, percikan air dari kendaraan yang melintas masuk hingga ke dalam rumah.

Buruknya sistem drainase diduga kuat menjadi penyebab utama terjadinya genangan. Padahal, pemerintah kota telah membuat sumur resapan di setiap titik genangan.

Untuk menghindari genangan tersebut, para pengendara terpaksa menggunakan jalan Erlangga sebagai jalur alternatif. Ironisnya, sejumlah titik genangan juga terjadi di jalan ini.

Sedikitnya terdapat empat titik genangan di jalan yang menghubungkan berapa kelurahan ini. Utamanya di Kelurahan Bone-bone atau dulunya disebut, Wanggangga.

Salah satu warga setempat, Toufan Ahmad mengatakan, genangan di sepanjang Jalan Erlangga ini terjadi kurang lebih sejak enam tahun lalu.

Pada masa itu, kata dia, belum ada perhatian dari pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan.

“Kalau direncanakan itu pernah. Tapi realisasinya tidak pernah. Hanya di Jalan Erlangga wilayah pos dua saja yang diaspal dulu,” beber Acil sapaan Toufan Ahmad.

Untuk diketahui, pemerintah kota Baubau di bawa kepemimpinan, AS Tamrin, baru saja menganggarkan pembangunan peningkatan jalan lingkar yang menggunakan anggaran pinjaman daerah hingga ratusan miliar rupiah.

Kebijakan ini mendapat tanggapan dari penasehat Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyambung Lidah Rakyat (Gempur), Rizal Palapa.

Menurutnya, pembangunan jalan lingkar bukan suatu kebutuhan urgen masyarakat Kota Baubau. Masih banyak pembangunan dalam kota yang perlu dibenahi.

Apalagi, pembangunan jalan tersebut tidak berdampak pada peningkatan PAD.

“Dengan begitu, pembayaran utang pinjaman daerah ini nantinya akan dibebankan pada APBD. Sedangkan pinjaman daerah ini lebih ditekankan pada pembangunan yang bersifat meningkatkan pendapatan daerah,” beber Rizal, belum lama ini.

Hal senada juga dikatakan Nia, warga kota Baubau ini mengeluhkan genangan air dijalan hampir disepanjang jalan ibukota Baubau.

“Saya membawa motor saat jalan, saar dua titik genangan air mesin motor saya mati,”ujarnya.

Ia berharap Pemerintah kota Baubau segera mengambil langkah-langkah agar genangan air di ruas jalan tidak ada lagi. (NR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed