Pendidikan

SPMB Banten Panik, Rakyat Mulai Bangkit

532
×

SPMB Banten Panik, Rakyat Mulai Bangkit

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG,- Satu rumah, dua anak kembar, tapi hanya satu yang diterima di sekolah negeri. Inilah potret buram SPMB Banten 2025. Sistem yang dijanjikan adil justru menciptakan ketimpangan, bahkan dalam keluarga sendiri.

Peristiwa itu terjadi di SMAN 5 Kota Tangerang. Sepasang anak kembar mendaftar melalui jalur yang sama. Mereka tinggal di alamat yang sama, mengisi formulir pada waktu yang sama, mengunggah dokumen yang sama. Namun hasil seleksi memisahkan mereka. Satu diterima, satu ditolak. Sekolah tak memberi penjelasan yang masuk akal. Hanya menyebut, “sistem yang menentukan.”

Orang tua mereka terpukul. Sang ayah menyebut keputusan itu tak hanya menyakitkan, tapi juga menghina logika.

“Kalau ini bukan kegagalan, apa namanya?” katanya. Sang ibu lebih tajam. “Anak saya tanya, ‘Ma, aku salah apa?’ Saya tidak punya jawaban. Karena yang salah bukan dia, tapi Gubernur yang sedang main-main dengan nasib rakyatnya.”

Kisah memilukan ini bukan satu-satunya. Di SMAN 6 Kota Tangerang, warga yang tinggal hanya beberapa tidak jauh dari sekolah justru mendapati anak mereka tidak diterima.

Kekecewaan berubah menjadi aksi. Mereka menutup gerbang sekolah dengan urugan tanah dan puing bangunan. Bagi mereka, itu satu-satunya cara untuk menunjukkan kemarahan pada sistem yang mereka anggap tidak adil.

“Kami tinggal tidak jauh sekolah. Tapi anak kami ditolak, dikalahkan anak-anak dari luar zona. Kami bukan bodoh. Kami cuma rakyat yang tidak punya kuasa,” ujar salah satu warga.

Tinggalkan Balasan