“Pada saat jalan menanjak saya tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga truk itu mundur pelan-pelan untuk menghindari korban jiwa saya membanting setir ke arah kiri sehingga mengenai bangunan dan mobil yang parkir,” terang agus yang mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke perusahaan tempat ia bekerja.

Di sisi lain, pemilik bangunan dan mobil yang menjadi korban Truk terguling tersebut I Komang Ari Budi, mengaku mengalami kerugian materi kurang lebih senilai Rp500 juta. Kerugian tersebut berupa 3 unit mobil diantaranya 1 unit mobil ambulance dan 2 unit mobil dari pasien yang hendak berkunjung serta 1 unit motor milik karyawan klinik.








