Daerah

Wagub Jambi Abdullah Sani Buka Gerakan Pangan Murah di TVRI, Strategi Tekan Harga Jelang Lebaran

45
×

Wagub Jambi Abdullah Sani Buka Gerakan Pangan Murah di TVRI, Strategi Tekan Harga Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Bazaar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 yang digelar di halaman TVRI Jambi, Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TVRI Jambi, Badan Pangan Nasional, dan Perum Bulog untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Menurut Wagub Sani, program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam menstabilkan pasokan dan harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga cabai agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. Ketika harga pangan stabil, maka roda perekonomian daerah juga dapat bergerak lebih sehat,” ujar Sani.

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga penyiaran publik, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Sinergi seperti ini sangat penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi daerah,” tambahnya.

Sani menjelaskan bahwa fluktuasi harga bahan pokok sering dipengaruhi berbagai faktor seperti distribusi, cuaca, produksi, hingga kondisi ekonomi global. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong langkah strategis seperti memperkuat distribusi pangan, menjaga ketersediaan stok, serta mendukung produksi petani lokal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bazaar pangan murah tersebut serta mendukung produk lokal dan UMKM.

“Manfaatkan bazaar ini sebaik-baiknya. Mari kita cintai produk lokal dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi, Herly Marjoni, menyampaikan bahwa program GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah sekaligus menjaga stabilitas inflasi di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau seperti beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga daging beku.

“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas pangan serta membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Herly.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, menegaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah mobile serta optimalisasi 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK) menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Menurutnya, program ini difokuskan pada keterjangkauan komoditas utama seperti minyak goreng, gula, dan tepung, termasuk bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Gerakan Pangan Murah terbukti efektif selama beberapa tahun terakhir. Program ini hadir langsung di tengah masyarakat, terutama di daerah yang harga bahan pokoknya cenderung tinggi,” ujar Johansyah.

Dengan harga komoditas yang dijual di bawah harga pasar, masyarakat diharapkan dapat menikmati kebutuhan pangan yang lebih stabil dan terjangkau, terutama menjelang Lebaran. (Is)

Tinggalkan Balasan