Daerah

Walikota Kendari Serahkan Insentif Nakes yang Tertunda Oktober-Desember

1224
×

Walikota Kendari Serahkan Insentif Nakes yang Tertunda Oktober-Desember

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KENDARI/SULTRA- Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerahkan insentif tenaga Kesehatan di RSUD Kota Kendari yang belum terbayarkan sejak Oktober-Desember 2020, Kamis (22/7/2021) di ruang Direktur RSUD Kota Kendari.

Wali Kota Kendari menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran ini karena harus menyesuaikan dengan aturan dan kondisi keuangan daerah.

“Tahun 2021 ini baru ada informasi dari pemerintah pusat bahwa itu diserahkan ke pemerintah daerah dalam bentuk dana transfer dari pemerintah pusat tapi kan transfer dana dari pemerintah pusat sudah ada posnya, sehingga kita belum tau dari pos mana yang mau dianggarkan, itulah kenapa insentif nakes itu baru kita selesai Oktober-Desember,” ungkap wali kota.

Sedangkan untuk insentif sejak Januari hingga Juni 2021, pemerintah kota Kata Wali kota masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat apakah diserahkan pada pemda atau kembali ditangani pemerintah pusat.

Wali kota menjelaskan pendapatan yang diterima tenaga kesehatan (nakes) terdiri dari empat item yaitu gaji pokok, tunjangan kinerja, insentif dan jasa medis.

Untuk gaji pokok dan tunjangan kinerja rutin dan lancar dibayarkan oleh Pemerintah Kota Kendari pada Nakes, namun insentif dan jasa medis masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat karena nilainya cukup besar mencapai belasan hingga puluhan miliar rupiah.

Tentang besaran insentif yang diterima, orang nomor satu di Kota Kendari ini mengungkapkan jika pemerintah kota Kendari menyesuaikan dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan. Besaran insentif ditentukan Pemerintah Kota Kendari setelah melalui pembahasan dengan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) jika nilai wajar yang dibayar sebesar 60 persen dari ketentuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Jadi dia (Kemenkes) menetapkan angka tertinggi yang boleh dibayarkan pemerintah daerah nah untuk besaran persisnya diserahkan kepada pemerintah daerah melihat yang wajarnya,” ujarnya.

Insentif yang dibayarkan Pemkot Kendari ini termasuk untuk nakes yang bertugas di Puskesmas.

Penyerahan pada Nakes yang bertugas di RSUD Kota Kendari itu, disaksikan Sekda, Inspektur, Kepala Bapenda dan Direktur RSUD Kota Kendari.

 

Pemerintah Kota Kendari telah mencairkan dana insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang penanganan pasien Covid-19. Bertempat di Private Medical Care Center (PMCC) RSUD Kota Kendari, penyerahan dana insentif tersebut secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K., SE. ME

Untuk diketahui, insentif petugas kesehatan sendiri bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Kesehatan, dan sisanya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari. Insentif Nakes yang diberikan merupakan insentif bulan Oktober-Desember 2020 yang sempat tertunda.

Wali Kota Kendari menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran ini karena harus menyesuaikan dengan aturan dan kondisi keuangan daerah. “Tahun 2021 ini baru ada informasi dari pemerintah pusat bahwa itu diserahkan ke pemerintah daerah dalam bentuk dana transfer dari pemerintah pusat. Akan tetapi transfer dana dari pemerintah pusat sudah ada posnya, sehingga kita belum tahu dari pos mana yang mau dianggarkan, itulah kenapa insentif nakes ini baru kita selesai Oktober hingga Desember. Sisanya, untuk insentif sejak Januari hingga Juni 2021, kita masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat apakah diserahkan pada pemda atau kembali ditangani pemerintah pusat. ” Terangnya.

Dalam kesempatannya, Walikota Kendari juga menjelaskan bahwa pendapatan yang diterima tenaga kesehatan (nakes) terdiri dari empat item yaitu gaji pokok, tunjangan kinerja, insentif dan jasa medis. “Untuk gaji pokok dan tunjangan kinerja rutin dan lancar dibayarkan oleh Pemerintah Kota Kendari pada nakes, namun insentif dan jasa medis masih dikoordinasikan dengan pemerintah pusat karena nilainya cukup besar, bisa mencapai puluhan miliar rupiah.” Ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya juga menambahkan, bahwa pemerintah terus bekerja keras, mengupayakan yang terbaik serta semaksimal mungkin dalam menangani pandemi Covid-19 ini baik dari segi regulasi, kebijakan serta anggaran disiapkan dengan sebaik mungkin.

Demi memberikan semangat dan mencari solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) di Dinas Kesehatan dan Puskesmas, Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, SE., ME menggelar Pertemuan Bersama para Nakes yang bertugas di Dinas Kesehatan dan Puskesmas Jaringan Dinas Kesehatan di Media Center Rumah Jabatan Wali Kota Kendari.

Dalam kesempatan yang berlangsung santai tersebut, pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas menyampaikan beberapa hal yang menjadi persoalan yang dihadapi oleh para nakes di puskesmas, diantaranya adalah dukungan Satgas kecamatan dan kelurahan dalam menangani pasien Covid-19 yang sedang Isolasi Mandiri (Isoman) termasuk menangani jenazah pasien Covid-19, serta tenaga lepas yang menggantikan nakes yang terpapar Covid-19 agar dapat diangkat jadi tenaga honorer.

Mendengar hal tersebut, Wali Kota Kendari segera memberikan solusi terkait persoalan-persoalan yang telah disampaikan. Untuk penanganan jenazah pasien Covid-19 yang meninggal saat Isoman, Wali Kota Kendari akan segera membentuk tim khusus yang beranggotakan sejumlah pihak terkait, salah satunya Dinas Permukiman Kawasan Perumahan yang menangani Tempat Pemakaman Umum (TPU) Punggolaka dan pihak dari Rumah Sakit. Sedangkan untuk tenaga lepas, Dirinya mengatakan bahwa saat ini hingga Desember 2021 mereka dapat diangkat sebagai Relawan, dan nantinya pda tahun 2022 akan diangkat menjadi tenaga honorer tetap menggunakan SK Wali Kota.

“Saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyampaikan keluh kesahnya. Saya senang sekali teman-teman telah bekerja dengan sungguh-sungguh dengan penuh ketulusan. Saya tau ini tidak mudah, tapi mudah-mudahan ini menjadi amalan dan memberikan berkah buat kita semua. Jadi mari kita tunjukkan bahwa kita pantas mendapatkan dan mengerjakan tugas-tugas mulia ini, mudah-mudahan segala persoalan dapat segera kita atasi bersama”, pungkasnya.(NDS)

Tinggalkan Balasan