NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo menggelar Rapat Paripurna pada Senin, 28 April 2025, dengan agenda penting yakni pengumuman usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan 2021–2025, serta penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030 hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Bungo dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muhammad Adani, SH., M.Kn, serta dihadiri oleh Bupati Bungo H. Mashuri, SP, ME, Wakil Bupati terpilih Tri Wahyu Hidayat, unsur Forkopimda, OPD, anggota DPRD, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Muhammad Adani menegaskan bahwa rapat ini merupakan momen penting dalam transisi kepemimpinan daerah, sesuai amanat Pasal 154 Ayat 2 Huruf D Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Ini adalah agenda puncak dari pesta demokrasi yang telah dilaksanakan secara tertib di Kabupaten Bungo. Kami menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan H. Dedy Putra, SH., M.Kn dan Tri Wahyu Hidayat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bungo terpilih periode 2025–2030,” ujarnya.
Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya, H. Mashuri, SP., ME dan H. Safrudin Dwi Apriyanto, S.Pd., MM, atas pengabdian dan dedikasi mereka dalam membangun Bungo selama lima tahun terakhir.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bungo H. Mashuri turut menyampaikan pidato penghujung masa jabatannya. Ia menekankan bahwa Kabupaten Bungo telah sukses melalui berbagai tahapan pemilu dan Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang akhirnya menetapkan hasil kepemimpinan baru.
“Saya ucapkan selamat kepada H. Dedy Putra dan Tri Wahyu Hidayat atas amanah yang diberikan oleh rakyat. Saya berharap, pasangan terpilih ini dapat bekerja sama dengan solid, bahu-membahu dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Bungo yang lebih baik,” ujar Mashuri.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintahan sebelumnya dan yang akan datang menjadi kunci kelanjutan pembangunan daerah yang berkesinambungan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Is)













