Daerah

Wawako Pangkalpinang Dessy Ayustrisna: Kepala Sekolah Harus Mampu Seperti Manajer

185
×

Wawako Pangkalpinang Dessy Ayustrisna: Kepala Sekolah Harus Mampu Seperti Manajer

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayustrisna, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam membangun karakter dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Pangkalpinang. Menurutnya, seorang kepala sekolah harus memiliki kemampuan layaknya seorang manajer dalam mengelola satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Dessy saat membuka kegiatan Pelatihan Penguatan Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kota Pangkalpinang Tahun 2025 yang digelar di Bangka City Hotel, Selasa (21/10/2025).

Pelatihan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Erwandi, Kasi Intel Kejari Pangkalpinang, serta seluruh kepala sekolah SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Sebagai kepala sekolah, harus mampu seperti manajer. Bisa mengelola, membuat program, mengontrol, serta membina guru dan peserta didik,” ujar Dessy.

Dessy juga menekankan pentingnya memanusiakan manusia dalam dunia pendidikan. Ia berharap peningkatan kualitas tidak hanya dari segi kemampuan manajerial, tetapi juga spiritual.

“Kita harus terus meningkatkan kualitas, baik secara managerial maupun spiritual, agar sekolah dan para gurunya mampu melahirkan peserta didik yang unggul,” tambahnya.

Terkait rencana pembangunan SMP Negeri 11 dan 12, Dessy mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam tahap kajian dan masuk dalam program prioritas Pemkot Pangkalpinang.

“Pembangunan SMP 11 dan 12 masih kita kaji. Ini termasuk program prioritas, tapi tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.

Selain itu, Dessy juga menyinggung tentang Sekolah Rakyat yang telah diusulkan untuk membantu anak-anak kurang mampu.

“Sekolah Rakyat sudah diusulkan. Lahan seluas 8 hektar sudah bersertifikat dan tinggal menunggu realisasinya. Mudah-mudahan segera terealisasi untuk membantu anak-anak yang kekurangan akses pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Erwandi, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 122 kepala sekolah SD dan SMP dan berlangsung selama empat hari, 21–24 Oktober 2025.

“Pelatihan ini bertujuan memperkuat peran kepala sekolah sebagai leader, educator, dan manager dalam satuan pendidikan,” jelas Erwandi.

Dengan pelatihan ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap mutu pendidikan semakin meningkat dan para kepala sekolah dapat menjadi motor penggerak perubahan positif di dunia pendidikan. (Toto)

Tinggalkan Balasan