Daerah

Prof Goib Wiranto Dorong Pengembangan Sensor Mikroelektronika 

339
×

Prof Goib Wiranto Dorong Pengembangan Sensor Mikroelektronika 

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Upaya mewujudkan kemandirian teknologi nasional terus digencarkan. Kali ini, fokus riset mikroelektronika menjadi sorotan setelah Profesor Goib Wiranto, Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berkunjung ke Walikota Pangkalpinang Prof. Saparudin di Rumah Dinas Walikota, Selasa (28/10).

Pertemuan strategis tersebut membahas peluang kerja sama antara BRIN dan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam penerapan sensor mikroelektronika berbasis MEMS (Micro-Electro-Mechanical Systems) yang adaptif terhadap iklim tropis dan mendukung pengelolaan lingkungan.

Turut hadir dalam pertemuan itu antara lain Dewi Saraswati, S.Sos. (Humas BRIN), Grace A. Mambu, Masnauli Harahap, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pangkalpinang, Dr. David Oktaviandi, S.P., M.T.

Dalam paparannya, Prof Goib menegaskan bahwa teknologi sensor mikroelektronika dapat membantu Pemkot Pangkalpinang memantau kualitas air, sebaran mikroplastik, dan komposisi sampah secara real-time.

“Sensor ini bukan sekadar alat, tetapi sistem yang memberi data saintifik akurat untuk mendukung kebijakan berbasis bukti. Pangkalpinang bisa menjadi mitra riset utama BRIN di kawasan barat Indonesia,” ujar Prof Goib.

Sensor tersebut juga akan diintegrasikan dengan sistem Smart City, khususnya untuk pengelolaan sampah cerdas. Data yang dikumpulkan akan membantu optimalisasi rute pengangkutan sampah, penghematan bahan bakar, dan identifikasi sumber pencemaran.

“Kami juga ingin memanfaatkan hasil riset sensor untuk pemantauan pencemaran akibat tambang timah, pengelolaan limbah, serta penguatan sektor kelautan dan perikanan,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Walikota Pangkalpinang Prof. Saparudin menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mendukung penuh kolaborasi riset BRIN.

“Kami menyambut baik kerja sama ini, terutama dalam isu mikroplastik dan pengelolaan sampah yang menjadi prioritas kami. Pangkalpinang siap menjadi pusat inovasi teknologi mikroelektronika di Indonesia bagian barat,” tegasnya.

Kolaborasi antara DKP Pangkalpinang dan BRIN ini diharapkan mampu melahirkan solusi teknologi tinggi seperti sensor pemantau kualitas air laut, sistem deteksi pencemaran, dan Smart Fisheries yang berkelanjutan.

Sinergi ini sekaligus mendukung program 100 Hari Kerja Walikota Pangkalpinang dalam memperkuat tata kelola lingkungan, kelautan, dan perikanan berbasis riset dan teknologi. (Toto)

Tinggalkan Balasan