NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA — Prestasi membanggakan ditorehkan tiga siswa SDN 1 Todanan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Karate Kabupaten Blora. Ketiganya merupakan atlet binaan Dojo Tora Kishi Lemkari Todanan di bawah asuhan Sensei Roni Purnomo.
Dari tiga atlet tersebut, Arryuga Sheehan Ramiro berhasil meraih prestasi tertinggi setelah keluar sebagai Juara 1 Kumite +45 kilogram Putra SD.
Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Arryuga menjadi wakil Kabupaten Blora dalam POPDA Karate Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026.
Arryuga merupakan putra pasangan Parnoto dan Candra Ayu. Meski berasal dari wilayah pedesaan dengan fasilitas latihan yang masih terbatas, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Arryuga untuk terus berlatih dan mengejar prestasi.
Keberhasilannya menjadi juara di tingkat kabupaten menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan disiplin dan latihan yang konsisten, Arryuga kini bersiap membawa nama Kabupaten Blora ke tingkat provinsi.
Sementara itu, prestasi juga diraih Elbayyezid Djoeli Aronuky. Atlet muda tersebut berhasil menjadi Juara 2 Kumite -40 kilogram Putra SD.
Elbayyezid tampil penuh perjuangan hingga babak final. Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir dengan skor imbang 6-6. Namun, berdasarkan aturan senshu, kemenangan akhirnya diberikan kepada lawan yang lebih dahulu memperoleh poin.
Medali lainnya disumbangkan Keisha Aulia Zahra. Siswi SDN 1 Todanan tersebut berhasil meraih Juara 3 Kumite -40 kilogram Putri SD setelah melewati persaingan ketat dan tampil penuh semangat.
Candra Ayu, ibu Arryuga, mengaku bangga sekaligus terharu atas pencapaian putranya. Menurutnya, kondisi latihan yang masih sederhana tidak menjadi alasan bagi Arryuga untuk berhenti mengejar prestasi.
“Saya sangat bangga. Walaupun Arryuga dari desa dan latihan dengan fasilitas yang seadanya, ia bisa mewakili Kabupaten Blora dalam POPDA Karate Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Terima kasih Sensei Roni atas bimbingannya,” ujar Candra Ayu.
Ia juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar Arryuga dapat tampil maksimal serta memberikan hasil terbaik pada ajang tingkat provinsi.
“Minta doanya untuk semua agar Arryuga mendapat hasil yang terbaik dan membanggakan nama sekolah, dojo, dan orang tua. Tetap rendah hati, Uga,” imbuhnya.

Prestasi ketiga siswa tersebut mendapat apresiasi dari pihak SDN 1 Todanan serta jajaran pelatih Dojo Tora Kishi Lemkari Todanan.
Kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang para atlet dinilai menjadi modal penting dalam mengembangkan prestasi olahraga, khususnya cabang karate.
Kini, perhatian masyarakat Todanan dan Kabupaten Blora tertuju kepada Arryuga Sheehan Ramiro yang akan membawa nama daerahnya dalam POPDA Karate Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Dengan semangat latihan yang terus dijaga, Arryuga diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi Kabupaten Blora, SDN 1 Todanan, Dojo Tora Kishi Lemkari Todanan, serta keluarganya.
Terpisah, Pelatih Dojo Tora Kishi Lemkari Todanan, Sensei Roni Purnomo, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding dengan penuh disiplin dan semangat.
Menurutnya, keberhasilan para atlet tidak semata-mata ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi merupakan buah dari proses latihan yang dilakukan secara konsisten.
Sensei Roni juga menekankan pentingnya membangun mental bertanding sejak usia dini. Kemenangan maupun kekalahan, menurutnya, merupakan bagian dari proses pembentukan karakter seorang atlet.
“Yang paling penting bukan hanya soal mendapatkan medali, tetapi bagaimana anak-anak berani bertanding, disiplin dalam latihan, menjunjung sportivitas, dan mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada,” tutur Sensei Roni, Senin (31/8/2026).









