NASIONALXPOS.CO.ID, MINAHASA – Alumni Smanto 170 Tondano yang dipimpin Irjen Pol (Pur) Carlo Tewu, terus melakukan Bhakti Sosial perawatan dan pertumbuhan pohon Tabebuya.
Dance Mailangkay sebagai Ketua pelaksana program bersama Bob Senduk Bendahara Alumni Smanto 170, melakukan kegiatan penanaman pohon unik ini di beberapa titik ruas jalan Tondano, Rabu (07/07/2021).
Pohon Tabebuya tanaman khas asal Jepang ini, yang dibeli oleh alumni Smanto 170 dan disebar/tanam oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa, pada Bulan Agustus 2020 dan dimana pelaksanaan perawatan oleh tim Alumni Smanto 170.
Kegiatan perawatan ini sudah dilaksanakan sejak Tenggal 25 Juni 2021 dan di lokasi yang berbeda, seperti di ruas jalan manguni, jalan Husni Thamrin, jalan Kiay Madja, Jalan Diponegoro, ruas jalan Walanda Maramis, ruas Gereja Sentrum Tondano, jalan Bhakti Abri, ruas jalan Roong dan ruas jalan Boulevard.
Seperti diketahui, dari 2000 pohon tabebuya yang di tanam di Kabupaten Minahasa, ada sebanyak 1180 pohon yang saat ini tumbuh dengan subur dan dilakukan pemeliharaan serta perawatan oleh tim, secara sukarela dan bekerjasama dalam kegiatan ini.
Koordinator pelaksana kegiatan perawatan Bob Senduk, yang didampingi Dance Mailangkay saat diwawancara sejumlah wartawan mengatakan. “Kegiatan Bhakti Sosial ini, merupakan bentuk kepedulian Alumni Smanto 170 terhadap perkembangan ekosistem di daerah toar lumimuut. Dan hal seperti ini akan terus dilakukan demi mendukung pembangunan di daerah berlambang burung manguni ini,” ujarnya.
Senduk menambahkan, tanaman ini nantinya akan menjadi tanaman yang memperindah setiap sudut Kota Tondano, dimana tanaman bunga khas Jepang sejenis sakura ini akan bermanfaat untuk tempat berteduh. (***/Angky)






