NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Suasana Kabupaten Bungo tampak semarak dan penuh antusias, Kamis (23/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan utama Muara Bungo untuk menyaksikan Street Parade Drumband Bupati Cup 2025, salah satu agenda unggulan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Kabupaten Bungo.
Kegiatan bergengsi ini secara resmi dilepas oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, di halaman Kantor Bupati Bungo. Sebanyak 22 kontingen drumband dari berbagai sekolah tingkat SD dan SMP sederajat se-Kabupaten Bungo turut ambil bagian, menampilkan atraksi musik dan formasi baris-berbaris yang memukau penonton.
Dalam sambutannya, Bupati H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia penyelenggara atas antusiasme dan semangat luar biasa yang ditunjukkan dalam memeriahkan HUT Kabupaten Bungo ke-60.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas para pelajar di Kabupaten Bungo. Saya berharap generasi muda Bungo semakin percaya diri dan berani tampil menunjukkan bakatnya,” ujar Bupati Dedy Putra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Endy, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bungo untuk mengembangkan potensi peserta didik tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik.
“Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemkab Bungo dalam melahirkan generasi berprestasi dan berkarakter, serta memberi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat mereka,” terang Endy.
Antusiasme warga terlihat jelas dari padatnya penonton di sepanjang rute parade. Sorakan, tepuk tangan, dan semangat dukungan masyarakat membuat suasana semakin meriah.
Selain menjadi ajang kompetisi, Street Parade Drumband Bupati Cup 2025 juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pelajar serta mengasah kreativitas siswa di bidang seni musik dan baris-berbaris.
Semarak HUT ke-60 Kabupaten Bungo kali ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat tetap menjadi denyut utama dalam pembangunan daerah. (is)













