Daerah

FM3 Hotel Dituding Menutup Diri, Warga Bongkar Tabir Gelap di Balik Kemewahan

691
×

FM3 Hotel Dituding Menutup Diri, Warga Bongkar Tabir Gelap di Balik Kemewahan

Sebarkan artikel ini

“Kalau FM3 tidak ada yang disembunyikan, kenapa warga takut bicara? Kenapa yang berani bersuara justru jadi korban kekerasan?” ujar salah seorang warga dengan nada prihatin.

Warga lain menyebut, tokoh pemuda setempat yang dekat dengan pengelola FM3 menjadi alat untuk menekan masyarakat.

“Kami mendukung mahasiswa, tapi kami takut bicara. Siapa pun yang ribut soal FM3, bisa-bisa diancam bahkan dikeroyok,” ujar warga lainnya.

Keberadaan FM3 disebut membawa gangguan sosial yang makin meresahkan. Warga mengaku sering melihat perempuan mabuk, pertengkaran hingga kekerasan fisik di sekitar area hotel.

“Pagi-pagi ada yang jalan sempoyongan, ada yang pingsan, bahkan berkelahi. Ini bukan sekadar tempat hiburan, tapi sudah merusak ketenangan lingkungan,” tegas warga.

Warga mendesak aparat dan pemerintah daerah segera melakukan audit menyeluruh terhadap operasional FM3. Mereka juga meminta aparat penegak hukum bertindak netral dan tidak tunduk pada kekuatan uang. (Red)

Tinggalkan Balasan