Sosial

Hargailah Mata Uang Negara Sendiri

1134
×

Hargailah Mata Uang Negara Sendiri

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID – Miris terkadang melihat perlakuan masyarakat terhadap fisik uang kertas Negara Republik Indonesia.

Seringkali kalau melihat aktivitas transaksi  atau pertukaran uang kertas disaat berbelanja seperti kita jumpai di warung-warung, pasar- pasar dan lainnya,  kadang prihatin jika melihat fisik uang kertas yang beredar dalam keadaan kumal, kusuk, sobek dan bahkan sudah disambung pakai isolasi karena terputus.

Masyarakat pada umumnya tampak kurang peduli dengan keutuhan bentuk fisik uang kertas tersebut, dan hanya mengedepankan sisi kegunaannya saja.

Disatu sisi dalam kehidupan sehari hari kita masih menemukan diantara masyarakat yang mengeluh ketika tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan hidupnya, akan tetapi disisi lain disaat memiliki uang perlakuannya sangat tidak sebanding dan selayaknya terhadap fisik uang tersebut, ada yang dikumal kumal, ada yang dilipat lipat dan lain sebagainya.

Secara tidak sengaja penulis mencoba menanyakan hal perlakuan tersebut kepada salah seorang warga yang kebetulan bertemu disalah satu warung sembako ; mengapa uang miliknya yang hendak dipergunakan berbelanja sangat lusuh dan terlipat lipat ?

Lantas warga yang tidak bersedia disebut namanya itu dengan polosnya menjawab,

“Ahhh buat apa rapih rapih yang penting bisa digunakan, lagian dimana mana juga kita menerima seperti itu” tuturnya.

Padahal jika dipikir pikir mencetak uang pengganti yang rusak itukan Negara harus membutuhkan anggaran tersendiri. Sementara ketika masyarakatpun menukarkan uang kertas yang rusak ke Bank, tetap dilayani dengan mengganti uang kertas baru dengan nilai tukar yang sama.

Barangkali Pemerintah Republik Indonesia sangat perlu membuat aturan yang tegas terkait mata uang kertas ini, sehingga masyarakat terdorong untuk mematuhinya serta ikut berperan dalam menjaga dan menghargai keutuhan fisik mata uang kertas milik sendiri.

Jika dibandingkan dengan perlakuan seseorang saat memiliki uang kertas negara lain, seperti contohnya uang kertas Dollar, tampak sekali uang tersebut disimpannya dengan rapih dimasukkan ķetempat khusus atau dompet agar tetap lurus dan mulus, walaupun nominalnya hanya 1 dollar saja. Akan tetapi disaat pegang uang kertas negara sendiri bisa saja dibiarkan kumal dan lecak, walau nominalnya mungkin saja jauh lebih besar dari uang dollar dimaksud.

Memang setiap individu tentu saja memiliki cara menghargai dan cara perlakuan yang berbeda beda, dalam hal ini tentu tidaklah mengeneralisir bahwa semua masyarakat umum berlaku sama, dan tidak pula untuk bermaksud menyudutkan golongan tertentu. Tujuan dari tulisan ini hanyalah sebagai pandangan saja, namun keputusan dan pilihan ada pada diri anda masing masing. (Pan)

Tinggalkan Balasan