Scroll Untuk Baca Berita
Daerah

Hasan Basri Siregar Gandeng HNSI Kota Pangkalpinang, Bersihkan Lokasi TPI PPP Muara Batu Rusa

379
×

Hasan Basri Siregar Gandeng HNSI Kota Pangkalpinang, Bersihkan Lokasi TPI PPP Muara Batu Rusa

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Kedatangan Pj Gubernur kepulauan Bangka Belitung Suganda ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PPP Muara Batu Rusa merupakan momen penting Kepala Koordinator untuk menyampaikan secara komprehensif terkait kendala kebersihan, Jumat (5/5/2023).

Pentingnya menjaga kebersihan kerap digunakan sebagai slogan di tempat-tempat umum. namun menjaga kebersihan merupakan suatu hal yang sangat penting ,di lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana nyaman. kebersihan merupakan tolak ukurnya keberhasilan suatu daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Kepala koodinator TPI PPP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kepulauan Bangka Belitung Muara Batu Rusa Hasan Basri Siregar mengatakan, konsen beliau tetap pada proses kebersihan, bagaimana menjaga kebersihan supaya nyaman, rapi dan indah

BACA JUGA :  Prevent Stunting, Babinsa 1616-07/Payangan Bukian Village, Accompany Posyandu Activities

Lanjutnya, tadi saya sudah sampaikan ke Pak Pj Gubernur Babel, kendala kita Sumber daya manusia tetap, anggaran anggaran  juga kalau kita tidak didukung anggaran susah juga .

“Saya akan berinovasi, kalau anggaran agak sulit, mungkin pakai swakelola, kita mencoba kerahkan temen temen HNSI , bagaimana bisa tidak untuk posisi pembersihan lapak TPI dua hari seperti perkembangannya,”uangkapnya.

“Kalau nanti bagaimana formula ini menguntungkan lebih daripada harus nambah orang , mungkin ini yang kita pakai,ini namanya uji coba, “tuturnya.

Ia jelaskan lagi , kemudian Pak Pj Gubernur Babel Suganda konsen terhadap sampah even yang dibelakang itu dan sudah menjadi perhatian beliau sampahnya bagaimana.

“Terkait sampah tersebut Pj tadi agak nekankan waktunya agar lebih cepat dilaksanakan bagaimana cara,nanti kita akan bicarakan ke DKP, “tuturnya.

Ia sampaikan,Pemanfaatan aset ini berdasarkan masterplan itu lahan yang kosong gedung kantor yang konsepnya ikan Pari itu yang ada sekarang rencananya , kalau itu nanti berubah kebijakannya menjadi pasar , karena pasar ada kendala untuk kita relokasi kedepannya

“Kalau memang dimungkinkan untuk merubah master plan ya,tidak ada salahnya kata beliau,kalau bisa engak apa apa yang penting buat perekonomian masyarakat, intinya itu aja, “pungkasnya. (Toto)