Sesaji berbentuk ancak dikenal dengan nama Subala-subali. “Ada 3 nama sesaji yang dilarung yaitu Gemplo, Cantrang dan Garok,” Tambahnya.
Arti dari tradisi Baritan yang di wariskan turun-temurun ini adalah sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah memberikan kelimpahan, dan keberkahan rezeki dari hasil laut kepada masyarakat Desa Asemdoyong yang berprofesi sebagai nelayan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.
“Saya berharap tradisi ini dijaga dan terus dilestarikan agar nantinya anak cucu kita jadi tahu, bahwasanya kita punya tradisi yang begitu hebat,” Harapan nya Yusuf Mujadi.
(Ragil)








