Selain itu, kita juga harus berperan aktif dalam pelestarian alam. Pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama, termasuk TNI AD.
TNI AD yang besar untuk berperan aktif dalam pelestarian memiliki kemampuan dan potensi alam. Kita pencegahan dan penanggulangan bencana alam, dapat berperan dalam upaya kemampuan restorasi ekosistem dan edukasi lingkungan. Untuk itu, dengan semangat Hari Juang TNI AD ini, mari kita bersama-sama memperkuat kemanunggalan TNI AD-Rakyat, meningkatkan kemampuan dan berperan aktif dalam pelestarian alam. Mari kita bersama-sama wujudkan cita-cita para pahlawan, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Semoga TNI AD senantiasa menjadi alat negara yang profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif serta selalu siap sedia untuk membela keutuhan NKRI. Hadirin dan Peserta Upacara sekalian, Kita akan segera memasuki tahun politik tahun 2024. Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasidi tahun politik berpotensi membuka celah terjadinya berbagai ancaman yang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan politik yang seringkali di susupi oleh kelompok-kelompok radikal dan intoleran.
Oleh karena itu, tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan tugas masing-masing, dan selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI.
Demikian amanat saya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita, dalam melanjutkan tugas pengabdian bagi kejayaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama.
Usai kegiatan Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Arh Didik Wahyudin menegaskan bahwasanya kita anggota TNI dalam waktu dekat akan menghadapi pemilu yang mana kita harus tetap dalam jalur netralitas tidak ikut – ikutan berpolitik praktis.Dan dalam hari juang TNI AD ini pula kita harus lebih menumbuhkan mental juang bersama rakyat untuk melestarikan alam demi keutuhan NKRI.”tutup nya.”(Pen/AciL)













