NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Keluhan mengenai kualitas rokok kretek merek Jarum Super mulai mencuat dari sejumlah konsumen. Beberapa pelanggan mengaku menemukan kondisi tidak normal pada rokok yang baru dibeli, mulai dari batang rokok yang bengkok, cacat pada bagian filter, hingga aroma dan rasa yang berbeda dari biasanya.
Salah satu konsumen, Riyan Kadhafi (38), mengungkapkan bahwa ia menemukan kejanggalan saat membuka bungkus rokok yang baru dibelinya di sebuah warung dekat rumahnya di wilayah Tangerang.
“Saya sudah lama mengonsumsi produk ini. Tapi ketika membuka bungkus yang baru dibeli, beberapa batang rokok terlihat bengkok dan tidak rata. Rasanya juga berbeda, lebih pahit dan aromanya tidak seperti biasanya,” ujar Riyan kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Selain bentuk yang tidak sempurna, beberapa konsumen juga melaporkan adanya perubahan warna pada bagian tembakau maupun filter rokok. Bahkan ada yang menyebut terdapat bercak kekuningan atau kotoran yang terlihat menempel pada bagian tertentu dari rokok tersebut.
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi pengawasan mutu dalam proses produksi rokok yang beredar di pasaran. Konsumen menilai produsen perlu segera melakukan pengecekan agar kualitas produk tetap sesuai standar yang selama ini dikenal oleh masyarakat.
Produk Jarum Super diketahui diproduksi oleh PT Djarum, salah satu produsen rokok besar di Indonesia. Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh konsumen.
Sejumlah pihak juga mendorong agar instansi pemerintah seperti Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dapat mencermati laporan tersebut apabila ditemukan lebih banyak keluhan serupa dari masyarakat.
Dalam prinsip perlindungan konsumen, masyarakat berhak mendapatkan produk yang aman serta memiliki kualitas sesuai standar produksi. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, produsen diharapkan melakukan evaluasi internal dan memberikan penjelasan terbuka kepada publik.
Sementara itu, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak produsen terkait keluhan yang beredar di masyarakat. Klarifikasi resmi dari perusahaan akan dimuat pada pembaruan berita selanjutnya sesuai dengan kode etik jurnalistik dan pedoman pemberitaan media siber.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti saat membeli produk konsumsi serta melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi produk yang tidak sesuai standar.
Di sisi lain, para ahli kesehatan kembali mengingatkan bahwa konsumsi rokok memiliki risiko serius terhadap kesehatan, seperti meningkatkan potensi penyakit jantung, kanker, serta gangguan pada sistem pernapasan. (Surya)









