NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Menjelang bulan Ramadan, praktik prostitusi daring yang dikenal dengan istilah “Open BO” kembali marak di Kabupaten Tangerang. Ironisnya para pelaku bisnis lendir yang akrab disebut Open BO tersebut semakin terang-terangan dalam menjalankan aksinya.
Salahsatu lokasi yang disinyalir sebagai tempat transaksi prostitusi terletak di kontrakan di Jalan Raya Rajeg Tanjakan, RT 04 RW 01 Pabuaran. Lokasi ini dipilih karena posisinya yang agak tersembunyi, sehingga memudahkan pelaku untuk beroperasi tanpa terdeteksi oleh aparat.
H. Jaenal Mutakin, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Rajeg, saat dihubungi pada Minggu (16/2/2025), menyatakan, saya belum bisa memberikan komentar. Saya perlu mencari tahu lebih lanjut mengenai keberadaan praktik tersebut.
Namun, sehari setelahnya, H. Jaenal Mutakin menginformasikan, kami telah melakukan sidak ke lokasi kontrakan yang diduga ada kegiatan prostitusi, beserta foto-foto dari lokasi, Senin (17/2/2025).
Menanggapi fenomena ini, Mohamad Harsono Tunggal Putra, aktivis dari Aliansi Rakyat Tangerang Bersatu (ALTAR), memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Trantib Kecamatan Rajeg dan Saumin, Kepala Desa Tanjakan.













