Daerah

Pemuda Lintas Iman Banten Tegaskan Sikap, Jaga Persatuan Tolak Kekerasan

643
×

Pemuda Lintas Iman Banten Tegaskan Sikap, Jaga Persatuan Tolak Kekerasan

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGSEL – Dalam upaya memperkuat toleransi dan solidaritas antarumat beragama, para pemuda lintas iman dari berbagai organisasi kepemudaan di Provinsi Banten menggelar kegiatan bertajuk “Pemuda Lintas Iman Provinsi Banten Saling Jaga” di Vihara Siddharta, Tangerang Selatan, Selasa (2/9/2025).

Acara ini dihadiri perwakilan organisasi kepemudaan lintas iman seperti Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor, Pemuda Katolik, GAMKI, Pemuda Konghucu, Pemuda Hindu, Gemabudhi, Peradah, GEMA INTI, Rumah Anak Pancasila, hingga Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Kegiatan diawali dengan doa lintas agama, menyanyikan Indonesia Raya, serta diskusi interaktif mengenai tantangan keberagaman, situasi sosial-politik, dan peran strategis pemuda dalam menjaga persatuan bangsa.

Ketua panitia, Adi Saputra Simanullang, mengungkapkan apresiasi atas kebersamaan lintas iman ini.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal membangun ruang dialog, kerja sama, dan solidaritas pemuda lintas iman di Banten,” ujarnya.

Dalam momen tersebut, tokoh pemuda lintas iman menyampaikan pernyataan penting. Gervando Jeorista Leleng (Ketua DPD GEMPAR Banten) menegaskan, “Kami hadir bukan untuk menyamakan keyakinan, tetapi menyatukan langkah menjaga Indonesia.”

Senada, Adam Ma’rifat (Ketua PW GP Ansor Banten) menyebut kegiatan ini sebagai “benteng harmoni di Banten yang harus terus dijaga.”

Tokoh pemuda lain, mulai dari Pemuda Muhammadiyah, Katolik, Buddha, Hindu, hingga Konghucu, sepakat bahwa keberagaman adalah kekuatan dan pemuda lintas iman adalah garda terdepan menjaga persatuan bangsa.

Gubernur Banten, Andra Soni, turut memberikan apresiasi melalui sambungan video call.

“Saya bangga dengan inisiatif pemuda lintas iman Banten. Ini adalah wujud nyata semangat kebangsaan,” tegasnya.

Dalam deklarasinya, Pemuda Lintas Iman Banten menegaskan enam poin sikap:

  1. Mendorong pemerintah dan DPRD Banten terbuka mendengar aspirasi rakyat.
  2. Menolak provokasi, kekerasan, dan aksi anarkis.
  3. Mengecam diskriminasi dan kekerasan terhadap etnis serta kelompok minoritas.
  4. Menolak narasi kebencian berbasis SARA.
  5. Mendukung TNI-Polri bersikap profesional dan humanis menjaga keamanan.
  6. Mengajak seluruh pemuda menjaga solidaritas, dialog lintas iman, dan persatuan bangsa.

Acara ditutup dengan doa bersama lintas agama sebagai penegasan komitmen moral dan spiritual untuk menjaga kedamaian Banten dan keutuhan Indonesia. (Adit Edi S)

Tinggalkan Balasan