Diketahui, Tini adalah warga Mergangsan, Yogyakarta, mempunyai satu orang anak yakni laki-laki, anaknya saat ini sudah berkeluarga, namun mengabaikan ibu kandungnya sendiri.
“Saya ada putera dan hanya satu. Suami saya meninggal dunia karena pembuluh darah pecah di otak, tetapi saya masih tetap jalani hidup ini, walau tanpa dipedulikan anak saya,” Kata Tini.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat berita lainnya.
Untuk kehidupan sehari-hari, Tini memberanikan dirinya meminjam uang dari koperasi, dengan suku bunga yang tinggi. Sedangkan, untuk membayar dirinya mengaku tidak mampu.
“Kerja saya serabutan mas, saya pinjam uang buat bayar kost dan makan sehari-hari,” Ujarnya.
Hadir pada blusukan malam itu, Lurah Wirogunan, Siti Mahmudah Setyaningsih, hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah setempat telah mendata, dan cross check informasi, untuk dibantu.
(SM)













